Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Lagi Titipan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul C Agus Mantara saat menerangkan keberadaan ruang pameran di area TBG kepada Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono. Selasa (5/4/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kundha Kabudayaan atau Dinas Kebudayaan memiliki mimpi besar untuk mewujudkan industri budaya seiring dibangunnya Taman Budaya Gunungkidul (TBG) di Kalurahan Logandeng, Playen. Sarana ini tak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman atau pegiat budaya, tapi juga menggeliatkan roda ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Choirul Agus Mantara saat menerima kunjungan Tim Harian Jogja, Selasa (5/4/2022). Menurut dia, TBG saat ini menjadi yang termegah di DIY. Akan tetapi, beum bisa dioperasikan secara penuh karena terkendala regulasi untuk penarikan retribusi. “Jadi penggunaan sarana prasarana yang ada masih sebatas kegiatan milik pemkab. Sedangkan untuk umum masih belum bisa,” katanya, Selasa (5/4/2022).
Mantara mengungkapkan, sesuai dengan arahan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat peresmian di akhir 2021 lalu, TBG harus menjadi inkubator budaya yang memiliki daya ungkit ekonomi. Diharapkan keberadaan fasilitas ini tidak hanya untuk upaya pelestarian seni budaya, tetapi juga menjadi sarana peningkatakan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Dievaluasi, Atraksi Seni dan Budaya Teras Malioboro Berdampak ke Pedagang?
Menurut dia, TBG sudah dijalur tepat karena pembangunan tidak hanya dilengkapi dengan sarana pertunjukan terbuka atau teater yang mampu menampung 998 pengunjung. Namun demikian, juga ad fasilitas rest area yang dilengkapi dengan ruang pameran, foof court hingga showroom cenderamata.
“Area parkirnya luas. Kamar mandi yang tersedia juga banyak yang jumlahnya mencapai ratusan unit. Jadi, fasilitasnya sudah lengkap dan mewah,” katanya.
Meski demikian, Mantara tidak menampik, rencana yang telah disusun belum berjalan dengan sempurna karena pandemi. Sebagai contoh, di 2021 sudah menyiapkan 180 even atraksi seni dan budaya, tapi belum bisa terselenggara karena pandemi. “Ini masih coba kami rintis lagi sambil memperkenalkan TBG ke masyarakat. Mudah-mudahan masalah regulasi bisa segera selesai sehingga mimpin mewujudkan indsutri budaya dapat terlaksana,” katanya.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengatakan, Gunungkidul memiliki banyak potensi, tidak hanya dari sektor wisata, tapi menyangkut sektor seni dan budaya. Keduanya dapat dikolaborasikan dengan konsep wisata budaya. Salah satunya dengan memberikan suguhan atraksi seni budaya di kawasan wisata.
“Saya meyakini dengan kolaborasi wisata dan budaya maka dampaknya akan signifikan untuk meningkatkan kunjungan serta lama tinggal wisatawan di Gunungkidul,” katanya.
Anton juga berkomiten membantu dinas kebudayaan dalam menyosialisasikan kegiatan budaya maupun seni tradisi yang dimiliki. “Mudah-mudahan kerja sama yang sudah baik bisa terus ditingkatkan agar program-program yang dimiliki bisa tersampaikan ke masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan tak langsung datang ke NTT usai gempa M7,7. Ia tak ingin pejabat daerah sibuk menjemput dan fokus warga terganggu.
KPK menggeledah Rektorat Unsoed dan sejumlah rumah tersangka kasus dugaan korupsi PMB jalur Mandiri. Penyidik menyita dokumen dan bukti elektronik.
DPRD) Klaten menggelar rapat paripurna dengan agenda pemungutan dan penghitungan suara calon Wakil Bupati (Wabup) Klaten sisa masa jabatan 2025-2030
Pemkot Jogja memadukan CKG dengan skrining TB untuk menemukan kasus secara dini, menyasar anak kelompok rentan, kontak erat pasien, dan warga berisiko.
Kemenkes mengungkap kualitas udara sejumlah wilayah Indonesia masuk kategori berbahaya akibat karhutla. Palangka Raya mencatat ISPU 573.