Karyawan Rental di Grogol Curi Motor Pelanggan
Polisi tangkap karyawan rental di Grogol yang mencuri motor pelanggan. Pelaku terancam 5 tahun penjara.
Diskusi "Setop Kekerasan, Wujudkan Jogja Tetap Istimewa"/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangol) DIY menyebut aksi kekerasan kepada seorang pelajar beberapa waktu lalu termasuk klithih atau kejahatan jalanan. Kejahatan terencana ini harus dihentikan dengan kerja sama semua pihak.
Kepala Kesbangpol DIY, Dewo Isnu Broto Imam Santoso mengatakan harus ada penyelesaian secara bersama-sama antara orang tua, sekolah, dan masyarakat.
“Orang tua harus tahu bagaimana pergaulan anaknya, pun dengan sekolah harus sering mengadakan pertemuan dengan orang tua, dan masyarakat diminta untuk peka terhadap gelagat anak-anak di sekitarnya” kata Dewo, dalam talk show Panggung Harjo bertema Setop Kekerasan Wujudkan Jogja Tetap Istimewa, Kamis (7/4/2022).
Dewo berharap dengan kepekaan terhadap sekitar dan adanya interaksi semua pihak, bibit-bibit kejahatan bisa dikenali dan diatasi lebih awal. Tujuannya agar tidak menimbulkan jenis kejahatan yang lebih berat nantinya.
BACA JUGA: Hasil Survei SMRC: Duet Anies-AHY Berpeluang Menang di Pilpres 2024
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan bahwa tentang perlindungan anak menjadi tugas dan kewajiban semua pihak, baik keluarga, sekolah, guru, kepolisian, pemerintah, dan semua komponen masyarakat. Seluruh pihak ini harus memperhatikan betul bagaimana cara berkomunikasi, menjalin relasi, dan penyampaian yang tepat disesuaikan dengan usia-usia psikologis anak.
Ia juga menjelaskan bahwa usia anak di fase remaja adalah waktu di mana punya sisi psikologis yang bergejolak. “Sehingga jika semua bekerja dengan baik pasti keinginan anak untuk eksistensi diri bisa disalurkan secara positif dan bisa memunculkan karya-karya anak muda yang positif pula” katanya.
Pendidikan juga menjadi komponen penting yang dalam membentuk dan mengenali potensi yang dimiliki oleh anak.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo mengatakan sekolahnya menanamkan prinsip mendidik dengan hati. Di mana guru-guru harus menghargai potensi yang dimiliki oleh anak dan harus ditanamkan bahwa masing-masing dari mereka memiliki potensi yang akan berguna di kemudian hari.
Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Radit Arendastra terus menekankan untuk menjaga nama baik diri maupun sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi tangkap karyawan rental di Grogol yang mencuri motor pelanggan. Pelaku terancam 5 tahun penjara.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex turun mulai Juli 2026. Simak perbandingan harga solar Indonesia dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Kejagung, kasus MBG, Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, BGN, LMI tersangka, korupsi MBG, Kejaksaan Agung, food tray, ompreng, SPPG, Jampidsus, tata kelo
Klaim The Simpsons memprediksi final Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Portugal ternyata hoaks yang kembali muncul di media sosial.
PT BPR Bank Bantul (Perseroda) menggelar Turnamen Tenis Meja antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daera
Foto atau video terhapus dari HP Android dan iPhone belum tentu hilang permanen. Simak cara memulihkan file dengan mudah dan aman.