Advertisement

Polisi Selidiki Perang Sarung di Hutan Wanagama Gunungkidul

David Kurniawan
Minggu, 10 April 2022 - 21:42 WIB
Budi Cahyana
Polisi Selidiki Perang Sarung di Hutan Wanagama Gunungkidul Ilustrasi kekerasan. - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Polsek Playen menyelidiki dugaan perang Sarung di kawasan Hutan Wanagama di Desa Banaran, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Dugaan ini muncul setelah ditemukannya Honda Scoopy, lima pasang sandal, smartphone, dan tiga sarung yang dilipat memanjang pada Minggu (10/4/2022).

BACA JUGA: Hampir Bacok Warga dengan Celurit, Satu Remaja di Sleman Ditangkap

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi, mengatakan masih menyelidiki dugaan perang sarung di kawasan Hutan Wanagama. Pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa ini sampai tuntas.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan petugas SKK UGM yang melakukan patroli menemukan lima sandal, tiga sarung yang dilipat memanjang. Selain itu, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu smartphone ditinggal pemiliknya di depan pintu masuk hutan.

“Patroli dilakukan karena penjaga resto Pawon Alas melihat ada beberapa sepeda motor masuk ke hutan pada Minggu dini hari. Lantas petugas SKK patroli dan menemukan sejumlah barang bukti ini,” kata Hajar.

BACA JUGA: Klithih Merebak, Paguyuban Sopir Truk Siap Jaga Keamanan Jogja

Menurut dia, aparat sudah mendatangi lokasi temuan. Barang-barang tersebut juga sudah dibawa di Mapolsek Playen Gunungkidul untuk barang bukti dugaan perang sarung.

“Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan dan pengembangan,” kata Hajar.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement