Advertisement

Pesan Paskah dari Gereja HKTY Ganjuran Bantul

Catur Dwi Janati
Jum'at, 15 April 2022 - 16:17 WIB
Bhekti Suryani
Pesan Paskah dari Gereja HKTY Ganjuran Bantul Romo Paroki Gereja HKTY Ganjuran, R. Sugihartanto, Pr pada Kamis (14/4/2022)-Harian Jogja - Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- "Tinggal Dalam Kristus, Berbela Rasa dan Berpengharapan" menjadi tema Paskah yang diusung tahun ini di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul. Umat Katolik diajak bangkit di berbagai lini dalam perayaan paskah tahun ini.

"Beriman kepada Kristus ini adalah suatu ungkapan dari penghayatan iman kami, sebagai umat Katolik di Keuskupan Agung Semarang karena percaya Tuhan sampai sekarang itu masih sungguh menyertai dan memberkati kepada kita," terang Romo Paroki Gereja HKTY Ganjuran, R. Sugihartanto, Pr pada Kamis (14/4/2022).

Advertisement

Meski di masa pandemi, Romo Sugihartanto menyampaikan bila Tuhan tetap hadir untuk semua. Lebih lanjut, Romo Sugihartanto yakin bila paskah akan menjadi berkat kebangkitan yang baru. "Dan akan membimbing kita justru kepada kehidupan yang baru," ujarnya.

Berbela rasa, disebutkan Romo Sugihartanto merupakan inspirasi yang didapat dari Tuhan yang berbela rasa terhadap manusia yang berdosa, lemah dan rapuh. "Maka umat kristiani yang menjalankan perayaan Paskah lalu harus juga terinspirasi dari Kristus sendiri yang berbela rasa," jelasnya.

BACA JUGA: Banyak Bunuh Diri di Gunungkidul, Ratusan Santri Gelar Doa  

"Maka kita juga perlu berbela rasa kepada sesama, yang lemah, yang menderita. Ada banyak hal yang bisa dibuat untuk kebangkitan baru dalam pandemi ini. Supaya semua itu dibangkitkan," tambahnya.

Wujud berbela rasa tersebut menurut Romo Sugihartanto dapat dilakukan dalam bentuk donor darah untuk sesama. Memberi bantuan kepada masyarajat yang lemah yang membutuhkan bantuan, warga yang sakit dan lain sebagainya. "Termasuk membantu kebangkitan ekonomi, bagi umat dan itu yang kami lakukan," tegasnya

"Berpengharapan, yang jelas kami juga menyampaikan bahwa ini pandemi bukan akhir dari kehidupan. Tetapi pandemi menjadi pelajaran yang membuat kita memperoleh hidup yang baru," tuturnya.

Asal mau berkarya, mau bergandeng tangan, mau menebarkan cinta kasih, menurut Romo Sugihartanto kebangkitan baru masih akan didapatkan. "Maka jangan sampai menyerah segera bangkit, untuk kita semua, untuk Indonesia," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja
Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi

Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi

Jogjapolitan | 8 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri

News
| Jum'at, 04 April 2025, 06:17 WIB

Advertisement

alt

Warung Makan Jagoan Mahasiswa UII Jogja

Wisata
| Jum'at, 04 April 2025, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement