Seri A PSSI Sleman Dimulai, Target Empat Emas Porda 2027
Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 diikuti delapan tim dan menjadi bagian persiapan sepak bola Sleman menuju Porda XVIII DIY 2027.
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Persatuan Becak Motor Yogyakarta (PBMY) menilai ada indikasi kecemburan sosial terhadap kehadiran becak motor (betor) yang masih bertahan di Malioboro sehingga kejadian negatif kerap menimpa profesi itu. Sebab, dari sekian sektor yang dipersoalkan di Malioboro mulai dari PKL sampai skuter listrik hanya betor yang masih bertahan sampai saat ini.
"Kami duga ada kecemburuan sosial, karena betor kan belum legal tapi boleh masuk Malioboro dan mangkal. Di Malioboro kan ada sejumlah persoalan misalnya PKL sudah pindah, skuter juga dihapus. Kenapa betor bisa masuk ke Malioboro saya rasa itu indikasinya ada seperti itu," kata Ketua PBMY, Parmin kepada wartawan, Senin (18/4/2022).
Menurut Parmin, kejadian itu bisa jadi hanya bualan belaka dan dimungkinkan dilakukan oleh oknum-oknum tertentu hanya untuk mencari keburukan betor. "Pelakunya bisa wisatawan bisa juga bukan. Tapi tujuannya untuk menjelekkan becak motor. Saya kira teman lain juga punya pikiran seperti itu karena ada kecemburuan dari pihak lain," ungkap dia.
BACA JUGA: Viral karena Mengejek Ade Armando, Dosen UGM Karna Wijaya Mengaku Hanya Bercanda
Dia juga menyebut bahwa oknum pebecak yang diduga melakukan tindakan penipuan tarif itu bukan anggota PBMY. Pihaknya telah rutin mengingatkan kepada anggota untuk jangan sekali-sekali untuk aji mumpung dan mencoreng citra pariwisata Jogja dengan tindakan yang menyalahi aturan.
"Itu bukan anggota kami dan kami setiap pertemuan memang selalu sosialisasikan jangan sampai wisatawan ke Jogja kapok karena ulah becak. Kami juga ada sanksi kalau melanggar tidak boleh mangkal di Malioboro lagi," katanya.
Menurut dia, memang tidak ada standar baku tarif untuk layanan betor di Malioboro. Namun, patokannya tetap pada jarak tempuh dan juga kondisi lalu lintas. Semakin jauh rute antar dan tingginya tingkat kepadatan lalu lintas akan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya tarif betor.
"Misalnya wisatawan mau ke Bakpia Pathuk, itu kalau dari perempatan terang bulan pulang-pergi Rp10.000. Kalau ke Keraton kondisi jalanan tidak macet harganya Rp20.000 dari perempatan terang bulan. Kalau musim liburan dan macet ya bisa variasi. Kalau tidak mau ya tidak masalah. Itu kan hanya soal kesepakatan," jelasnya.
PBMY juga tidak mau ambil pusing dengan kejadian itu lantaran banyaknya betor yang beroperasi di kawasan wisata dan belum bergabung ke paguyuban. Oleh karenanya dinilai sulit untuk melakukan upaya pencegahan terhadap kejadian serupa. "Kami hanya bisa sosialisasi ke anggota saja. Kalau melanggar aturannya sudah jelas sanksinya bagaimana," ungkap Parmin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 diikuti delapan tim dan menjadi bagian persiapan sepak bola Sleman menuju Porda XVIII DIY 2027.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.