Pengunjung Pantai Bantul Diminta Waspadai Ubur-Ubur
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul diimbau untuk mewaspadai keberadaan ubur-ubur saat bermain di kawasan tersebut.
Foto ilustrasi. /Ist-Everypixel
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja berencana melakukan program sensus penduduk (SP) 2020 lanjutan pada Mei-Juni mendatang.
Pelaksanaan program ini diharapkan bisa memperoleh data dasar kependudukan strategis dalam rangka mewujudkan satu data kependudukan Indonesia.
Kepala BPS Kota Jogja, Mainil Asmi menjelaskan, SP 2020 lanjutan nantinya akan mendata informasi tentang fertilitas (tingkat kelahiran), mortalitas (tingkat kematian), migrasi, ketenagakerjaan, mobilitas, pendidikan dan juga perumahan.
“Informasi ini banyak ditunggu oleh berbagai pihak sebagai bahan perencanaan di berbagai bidang,” katanya, Kamis (21/4/2022).
BACA JUGA: Harga Migor Curah Tak Terkendali, Pemda DIY: Jangan Main-Main dengan Barang Subsidi
Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara SP 2020 lalu dengan SP 2020 lanjutan nanti. Pada SP 2020 lalu informasi yang dikumpulkan lebih sederhana, sementara pada SP 2020 lanjutan ini data yang dihimpun akan lebih rinci dan lengkap.
"Informasi yang dikumpulkan pada SP 2020 lanjutan ini dapat dirinci menjadi beberapa variabel kependudukan," ujarnya.
Khusus di Kota Jogja, sampel data rumah tangga berjumlah 8.800 yang terdiri dari 550 blok sensus. Blok sensus ini tersebar di 14 kemantren dan 45 kelurahan di wilayah setempat. Masyarakat yang mendapat kesempatan sensus diharapkan bisa berpartisipasi sehingga data yang diperlukan bisa digunakan untuk keperluan pembangunan.
"Seluruh petugas lapangan yang akan diterjunkan juga akan dibekali pengetahuan melalui pelatihan dan pada saat di lapangan akan membawa surat tugas dan tanda pengenal," kata Mainil.
BACA JUGA: Buruan Tiket Mudik dan Balik di Daop 6 Sudah Terjual 52%
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya menyebut, program SP sangat penting dilakukan karena menjadi salah satu sumber data strategis dalam penyusunan indikator pembangunan berkelanjutan.
"Masyarakat kami minta juga bisa berperan aktif untuk menyukseskan sensus penduduk. Begitu juga Mantri Pamong Praja, dan Lurah agar ikut serta berperan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul diimbau untuk mewaspadai keberadaan ubur-ubur saat bermain di kawasan tersebut.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United absen di Piala Presiden 2026. Turnamen kini diikuti delapan tim, termasuk tiga klub luar negeri.
Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo mulai dibangun. Desainnya mengusung siluet Situs Kraton Ratu Boko dan ornamen Aksara Jawa.
MORAZEN Yogyakarta sukses menyelenggarakan Run For Fun 2026 pada Minggu (5/7/2026) di area Parkiran Barat MORAZEN Yogyakarta
UEFA mengecam keputusan FIFA mencabut sanksi kartu merah Folarin Balogun dan menilai langkah itu mengancam integritas Piala Dunia 2026.