Riko Simanjuntak Minta Maaf Usai PSS Sleman Kalah dari Borneo FC
Riko Simanjuntak meminta maaf kepada suporter setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo.
Suasana Gerai Vaksinasi Polres Bantul di TPR Parangtritis yang dipadati wisatawan tak taat prokes untuk vaksinasi, Minggu (8/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polres Bantul memvaksinasi lebih dari 200 wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis. Ratusan wisatawan itu disasar vaksinasi lantaran kedapatan tak bermasker. Vaksinasi yang dilakukan di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis tersebut dilakukan pada 28 April-9 Mei 2022.
Petugas Vaksinasi Bripda Krisna Arie menyebut langkah ini sebagai trobosan untuk meningkatkan angka vaksinasi masyarakat. “Kami memanfaatkan musim libur lebaran ini, jadi walaupun sekedar liburan tetap syaratnya vaksinasi sudah dilakukan,” kata Krisna, Minggu (8/5/2022).
BACA JUGA: Sampah Menggunung di Bantul, Parangtritis Sumbang 3 Ton Sampah dalam Sepekan
Gerai vaksinasi tersebut disediakan bagi masyarakat umum dan tidak terbatas untuk masyarakat Bantul saja. “Asalkan syarat ada KTP terpenuhi akan kami layani,” jelas Krisna.
Dalam sehari, gerai tersebut menyediakan 50 vaksin. Jenis vaksin yang disediakan adalah Astra Zeneca. “Enggak harus wisatawan, warga yang tak mau mengunjungi pantai Parangtritis juga bisa vaksinasi di sini.” kata Krisna.
Bekerja sama dengan Polsek Kretek, gerai tersebut menyasar pengunjung pantai Parangtritis yang tak menaati prokes.
Aiptu Andy Vianto yang bertugas memantau wisatawan tak taat prokes menyebut setidaknya 30-an wisatawan terjaring setiap hari.
“Kami pantau dari TPR ini siapa yang tak pakai masker kami hentikan, kami tanyai sudah vaksin apa belum kalau belum kami minta lakukan vaksin di sini” jelas Andy, Minggu.
BACA JUGA: Minta Kejelasan, Warga Blokir Jalan Masuk TPST dengan Tumpukan Batu
Jika wisatawan tak mematuhi imbauan tersebut, kata Andy, maka mereka dilarang masuk pantai Parangtritis. “Sejauh ini kabanyakan yang terjaring golongan umur muda jadi mudah kami arahkan,” tandasnya.
Bima Widi, 22, mahasiswa Amikom yang mengikuti vaksinasi ini mengaku sangat terbantu. “Tadi memang maskernya hilang di jalan, terus diminta vaksin sekalian jadi malah kebetulan bagus,” katanya, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riko Simanjuntak meminta maaf kepada suporter setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo.
Komdigi memeriksa laporan dugaan kebocoran data 5,7 juta akun pelanggan Fore dan menyiapkan sanksi jika ditemukan pelanggaran UU PDP.
OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Jogja menghadirkan inovasi mahasiswa bidang sains, teknologi, agama, dan riset.
Abrasi menghilangkan laguna Pantai Trisik Kulonprogo. Kunjungan wisatawan terus menurun, sementara warga beralih mengandalkan pertanian.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.