Edisi Ketiga Saemen Fest Tetap Gelorakan Kreativitas Anak Muda
Festival musik lintas genre Saemen Fest kembali hadir dengan energi baru pada 2026 ini di Stadion Kridosono pada Minggu (19/7/2026).
Para atlet MAC berlatih rutin dalam persiapan Porda XVI DIY di Stadion Mandala Krida, Minggu (10/4/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah secara resmi memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah situasi pandemi yang kian melandai.
Instruksi Menteri Dalam Negeri No.24/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, yang jadi dasar perpanjangan itu.
Inmendagri secara resmi diterbitkan pada Senin (9/5/2022) yang ditandantangani Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan berlaku dari Selasa (10/5/2022) sampai 23 Mei 2022.
Dalam aturan itu, semua wilayah di DIY masuk ke kriteria PPKM Level 2, baik itu Sleman, Bantul, Jogja, Kulonprogo maupun Gunungkidul. Penentuan Level 2 ini antara lain berpedoman pada indikator capaian total vaksinasi dosis kedua dan vaksinasi dosis kedua lanjut usia di atas 60 tahun dari target vaksinasi.
Atas kriteria itu, pelaksanaan pembelajaran satuan pendidikan di wilayah DIY dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh sesuai dengan protokol kesehatan yang diberlakukan.
Pelaksanaan kegiatan pada sektor non-esensial diberlakukan maksimal 75% kerja dari kantor (work from office/WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.
Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan.
Sektor esensial teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, Internet, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat. Sektor esensial lainnya yakni perhotelan non-penanganan karantina dengan kapasitas keterisian maksimal 75%.
Untuk kegiatan olahraga, seni, budaya ataupun sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian, DIY sekarang bisa lebih leluasa karena diizinkan meski ada pembatasan kapasitas maksimal 75%.
Selain itu, penyelenggara juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival musik lintas genre Saemen Fest kembali hadir dengan energi baru pada 2026 ini di Stadion Kridosono pada Minggu (19/7/2026).
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.