Advertisement

Masuk Tim Paskibraka HUT RI di Istana Negara, Ini Dia 2 Siswa DIY yang Terpilih

Yosef Leon
Sabtu, 14 Mei 2022 - 06:47 WIB
Arief Junianto
Masuk Tim Paskibraka HUT RI di Istana Negara, Ini Dia 2 Siswa DIY yang Terpilih Proses penyeleksian Paskibraka oleh BPO DIY. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak dua siswa terpilih mewakili DIY sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) dalam Upacara HUT ke-77 RI di Istana Negara, Jakarta pada 17 Agustus 2022 mendatang. Keduanya akan bergabung bersama paskibraka dari daerah lain.

Kedua siswa itu masing-masing adalah Gerrad Mailano Kisyan Putra asal SMAN 1 Sleman dan Ghania Taufiqa Salma Wibowo dari SMAN 8 Jogja.

Advertisement

Adapun sebagai cadangan atas keduanya, disiapkan dua siswa lainnya, yakni Gigih Adhiyodha asal SMAN 1 Sewon, Bantul dan Akna Mumtaza dari SMAN 3 Jogja.

BACA JUGA: Jelang Libur Panjang, Wisatawan di Sejumlah Objek Mencapai Ribuan

Kepala Seksi Pemuda Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Rini Admiwati mengatakan proses penyeleksian dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY melalui BPO DIY. 

Sebanyak 40 orang terpilih sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang akan bertugas sebagai tim pengibar bendera dalam Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI pada 17 Agustus mendatang.

Dia mengatakan tahapan seleksi dimulai sejak 5 Mei lalu dengan diawali dengan seleksi administrasi dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Masing-masing kabupaten/kota, kata dia, mengirimkan sebanyak 16 perwakilan dengan rincian delapan calon paskibraka putera dan delapan calon paskibraka puteri. 

"Sehingga total ada 80 orang yang ikut serta. Dari jumlah itu kami saring lagi menjadi separuhnya yakni 40 orang yang menjadi Paskibraka di tingkat nasional dan provinsi," ujarnya, Jumat (13/5/2022). 

Advertisement

BACA JUGA: Dubes Irlandia Temui Sultan, Bahas Pendidikan Wisata dan Budaya

Dalam proses penyaringan itu ada tim juri yang menilai yang terdiri dari aparat TNI-Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) serta pihak BPO. Para penilai melakukan tes terhadap calon Paskibraka dengan melihat kondisi kesehatan, psikotes, kesamaptaan, dan kemampuan baris berbaris. 

"Seleksi kami lakukan selama tiga hari dan di hari terakhir ada tes wawancara untuk mengetahui ideologi, pengetahuan umum, dan minat bakat dari calon paskibraka," ucap dia. 

Dalam proses penyaringan itu pihaknya juga melibatkan tim dokter, psikolog, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) khususnya berkaitan dengan pengujian ideologi. Tim BPIP juga menguji pemahaman para calon Paskibraka mengenai ideologi Pancasila. 

Rini menambahkan, dari 40 peserta itu empat di antaranya terpilih mewakili DIY di tingkatan nasional untuk menjadi tim Paskibraka di Istana Negara, Jakarta pada 17 Agustus nanti. Dari jumlah itu, dua paskibraka utama akan diterbangkan ke Jakarta untuk mengikuti karantina sementara dua lainnya akan menjadi cadangan. Sementara 38 lainnya akan jadi tim pengibar di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Gedung Agung. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kapan Kantor Pemerintah Pindah ke IKN? Ini Kata Luhut

News
| Senin, 23 Mei 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Arti 4 Prasasti yang Tertempel di Tugu Jogja

Wisata
| Senin, 23 Mei 2022, 14:27 WIB

Advertisement

Advertisement