Advertisement

Pemkot Jogja Berikan Bantuan pada Korban Puting Beliung

Sirojul Khafid
Jum'at, 20 Mei 2022 - 10:47 WIB
Budi Cahyana
Pemkot Jogja Berikan Bantuan pada Korban Puting Beliung Heroe Poerwadi (ketiga dari kiri) saat memberikan bantuan di Umbulharjo, Jogja, Kamis (19/5/2022). - Istimewa/Pemkot Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memberikan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung yang terjadi pada 5 Mei 2022. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat, mengataka  bencana tersebut berdampak pada kerusakan 69 rumah warga di wilayah Kemantren Umbulharjo. Sebanyak 56 rumah diperbaiki secara swadaya atau mandiri oleh masyarakat. Sehingga BPBD Kota Jogja membantu sekitar 13 rumah sisanya.

“Kerusakan ada yang ringan, berat, dan sebagainya. Alhamdulillah kesadaran masyarakat tidak menunggu bantuan dari pemerintah. Yang bisa diperbaiki, diperbaiki warga. Jadi yang kami bantu sekitar 13 rumah,” jelas Nur Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Jumat (20/5/2022).

Bantuan dari BPBD bersifat penyelamatan, artinya layak fungsi sehingga rumah sudah bisa dihuni dengan aman. Bantuan material bangunan yang diberikan berupa atap asbes dan kayu. Dalam kesempatan ini pula, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja juga memberikan santunan uang kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk empati dan dukungan Pemkot Jogja kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Ini bentuk perhatian, dukungan, dan kebersamaan kami untuk bisa saling menguatkan satu sama lain,” kata Heroe.

Heroe mengapresiasi masyarakat yang spontan saling membantu saat terjadi bencana. Harapannya kebersamaan masyarakat tetap terjaga ke depannya. “Ini bagian dari upaya kami semua, karena tidak pernah tahu musibah bencana akan terjadi dan menimpa siapa. Yang kami tahu, kami harus siap-siap. Sehabis bencana kami harus belajar mitigasi agar kalau ada bencana serupa dan menimpa daerah kami tidak kena apa-apa,” katanya.

Masyarakat perlu memitigasi atau mengurangi faktor risiko bencana. Mitigasi dapat dilakukan dengan mengantisipasi agar tidak terdampak bencana kembali. Misalnya bagian atap rumah seperti seng harus dipasang dengan kuat agar tidak mudah terbang saat ada angin kencang.

Salah seorang perwakilan warga yang menerima bantuan, Ketua Kampung Sanggrahan Kelurahan Semaki, Supadi, mengatakan terima kasih atas pemberian bantuan dari Pemkot Jogja. “Terima kasih sekali atas bantuan yang diberikan. Sebagian warga sudah memperbaiki sendiri, sebagian belum. Di Kampung Sanggrahan ada tiga warga yang mendapat bantuan dari BPBD ini,” katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mobilitas Masyarakat Semakin Tinggi, XL Axiata Tingkatkan Kualitas Jaringan di Jalur KRL Yogyakarta–Solo

News
| Selasa, 05 Juli 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement