Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Libas Amerika Serikat 4-1
Belgia kalahkan Amerika Serikat 4-1 di 16 besar Piala Dunia 2026 lewat dua gol De Ketelaere dan satu gol Lukaku.
Ilustrasi perbaikan jalan/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN- Proyek perbaikan Jalan Gito-Gati yang menghubungkan Wonorejo-Denggung diawali dengan pemotongan pepohonan di sepanjang jalan yang dikerjakan. Demi keselamatan para pengguna jalan, selama kegiatan pemotongan pohon jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu.
Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY, Wira Sasongko Putro mengatakan proyek perbaikan Jalan Gito Gati dimulai dengan kegiatan penebangan pohon. "Demi keamanan dan keselamatan bersama, maka dengan terpaksa kami harus melakukan penutupan jalan," katanya, Senin (23/5/2022).
Penutupan jalan, kata Wira, dimulai sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Penutupan jalan, lanjut Wira, mulai dari Majsid Suciati hingga perempatan Kamdanen (Wonorejo) saja. Artinya, tidak seluruh ruas Jalan Gito Gati ditutup. Dia berharap para pengguna jalan memahami proses penutupan sementara jalan tersebut.
"Sesuai arahan kepolisian dan Dinas Perhubungan, (selama jalan ditutup) pengalihan arus lalu lintas hanya melalui jalan Nasional, provinsi dan kabupaten saja. Tidak disarankan untuk melalui jalan kampung atau jalan desa," kata Wira.
BACA JUGA: Hujan Bakal Mengguyur hingga Juli, Petani dan Peternak di DIY Perlu Antisipasi
Dia menjelaskan, pelaksanaan penebangan pohon akan berlangsung sekitar 20 hari atau direncanakan hingga 13 Juni mendatang. Meski begitu, Wira berharap proses penebangan pepohonan di ruas jalan tersebut bisa dilakukan lebih cepat. "Mudah-mudahan bisa semakin cepat selesai penebangannya sehingga semakin cepat dibuka," katanya.
Sekadar diketahui, rencana perbaikan jalan Gito Gati tahap kedua ini akan dilaksanakan sepanjang 1 Km. Dana yang disediakan menggunakan anggaran Rp5,2 miliar dari dana alokasi khusus (DAK). Jalan Gito-Gati yang semula hanya tujuh meter juga akan dilebarkan antara 9-11 meter.
Perbaikan jalan Gito Gati tahap kedua pada tahun ini, masih menyisakan sepanjang 500 meter yang belum diperbaiki. Wira mengatakan perbaikan jalan tetap dilakukan namun sifatnya hanya pemeliharaan aspal yang sudah mengelupas dan berlobang. "Nanti untuk area menuju Kamdanen kami hold dengan pemeliharaan rutin dulu. Untuk selanjutnya diusulkan dengan peningkatan pada tahun berikutnya," ujar Wira.
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyani Putri mengatakan perbaikan ruas Jalan Gito Gati sebenarnya sudah direncanakan sejak 2020. Hanya saja saat itu terjadi pandemi Covid-19 sehingga perbaikan jalan ditunda karena terkena refocusing anggaran.
"Perbaikan Jalan Gito Gati bukan hanya sekadar tambal sulam tetapi dilakukan pengaspalan ulang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belgia kalahkan Amerika Serikat 4-1 di 16 besar Piala Dunia 2026 lewat dua gol De Ketelaere dan satu gol Lukaku.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.