PHK Industri Tak Hanya Dipicu Harga Gas, Ini Penjelasan Said Iqbal
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Jip wisata mengantarkan wisatawan di objek wisata Lava Tour Merapi, Senin (18/6/2018). Harian Jogja Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman angkat bicara ihwal kasus dugaan pemaksaan wisatawan menggunakan jip wisata di kawasan Kaliadem.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono mengaku sudah mengetahui kejadian yang viral tersebut.
"Saya sudah komunikasi dengan Lurah, Panewu dan Kapolsek. Karena kejadiannya sudah beberapa kali berulang dan oknum yang melakukan sama. Harapannya dikomunikasikan di tingkat wilayah, agar lebih manjur," ungkapnya, Kamis (26/5/2022), seperti dikutip dari suara.com, jaringan Harianjogja.com.
Suparmono memastikan kendaraan wisatawan baik mobil maupun motor tidak ada larangan sampai ke bunker Kaliadem, selagi situasi Merapi aman.
Apabila ada oknum yang mencegat parkir dan memaksa wisatawan menyewa jip maupun sepeda motor untuk ke Bunker Kaliadem, Dinas Pariwisata Sleman tidak akan menoleransi dan tidak segan mengambil langkah tegas.
BACA JUGA: Jalan di Kota Jogja Diusulkan Jadi Jalur Searah
Kasus pemaksaan wisatawan menggunakan jasa jip wisata diduga terjadi di Kaliadem, Sleman.
Pariwisata Kabupaten Sleman kembali tercoreng di media sosial. Kali ini kegaduhan datang lewat curhatan seorang sopir kendaraan sewaan, di laman Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ).
Sang pengunggah cerita, Rendi Kurnia merupakan warga Kota Jogja sedang mengantar wisatawan asal Bengkulu, berkunjung ke Bunker Kaliadem di Kepuharjo, Cangkringan, pada Kamis (26/5/2022).
Kali pertama ia mengajak wisatawannya jalan-jalan ke kawasan Tlogo Putri. Tujuan berikutnya, pemilik akun Rendy Ndonk ini mengajak mereka untuk menyambangi Bunker Kaliadem.
Yang ia keluhkan, selanjutnya ia ungkapkan kala dihubungi wartawan lewat sambungan telepon.
"Saya kan naik. Tapi kurang sekitar 1,7 Km sampai di bunker, saya dicegat oleh seorang bapak-bapak, pakai kalung, usianya sekitar 50 tahun. Kalau cuma menawarkan [naik] jip tidak masalah. Tapi dia memaksa supaya naik jip," ujarnya.
Orang yang ia temui itu, memaksanya supaya memarkir mobil yang ia kendarai di tempat tersebut. Selanjutnya, bila rombongan ingin melanjutkan perjalanan ke Bunker Kaliadem, maka harus menyewa jip atau sewa ojek sepeda motor dengan ongkos Rp50.000.
"Saya sempat bertanya alasannya. Tapi orang tersebut tetap memaksa. Jika parkir di tempat itu, otomatis penumpang kecewa karena jaraknya cukup jauh, apalagi kondisinya hujan," tuturnya.
Melihat situasi yang membuatnya bertanya-tanya, kemudian Rendy turun dan bertanya kepada petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Kaliadem. Tetapi, petugas yang ditanya justru menjawab kurang mengetahui kebijakan
"Penumpang saya sudah kecewa. Akhirnya pergi wisata ke Parangtritis, Bantul," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap 7 Juli. Simak sejarah, makna, dan peran pustakawan dalam memperkuat literasi di era digital.
Kasus dugaan pencemaran sumur di Mulyodadi, Bantul, diselesaikan melalui mediasi. Yayasan SPPG sepakat memenuhi empat tuntutan warga.
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Pembangunan PJU Sleman 2026 belum dimulai. Dishub masih menunggu hasil review kontrak Kejaksaan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.