Alasan Siswa Sekolah Rakyat dari Gunungkidul Belajar di Sleman-Bantul
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Tangkapan layar unggahan nakes RSUD Wonosari./Twitter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebuah video viral di akun media Tiktok @Moditabok yang menggunggah aktvitas di rumah sakit yang diduga berada di RSUD Wonosari. Dalam video tersebut juga bertuliskan Ketika aku harus masang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep seumuran lagi. Sedangkan di bagian keterangan juga tertulis Tapi tetap harus professional ygy.
Unggahan ini disukai sebanyak 244,3 ribu akun serta ada sebanyak 4.406 komentar. Selain itu, postingan tersebut juga dicapture dan diunggah ke Twitter oleh akun @AREAJULID.
Hingga Rabu (1/6/2022) sekitar pukul 20.57 WIB, unggahan gambar dengan keterangan Dis! Ngga sanggup berkata kata lagi gw telat diretweet sebanyak 13.000 kali dengan 37.000 penyuka, serta 8.068 komentar.
Dis! Ngga sanggup berkata kata lagi gw???? pic.twitter.com/zlY39UJMOt
— AREA JULID (@AREAJULID) June 1, 2022
Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengatakan, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dalam video viral ini. Menurut dia, pembuat bukan merupakan pegawai dari RSUD, melainkan salah satu mahasiswa praktik dari salah satu perguruan tinggi di Kota Jogja. “Kejadian ini segera akan kami tindaklanjuti,” kata Heru, Senin (1/6/2022).
Menurut dia, pihak perguruan tinggi asal mahasiswi telah meminta maaf ke rumah sakit. Selain itu, yang bersangkutan juga telah ditarik dari tugas praktikum yang dijalankan. “Mohon maaf atas ketidaknyamananya,” katanya.
View this post on Instagram
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.