Advertisement

Puluhan Pelajar SMP di DIY Berkompetisi Menulis Aksara Jawa

Sunartono
Sabtu, 04 Juni 2022 - 13:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Puluhan Pelajar SMP di DIY Berkompetisi Menulis Aksara Jawa Peserta Lomba Menulis Aksara Jawa sedang menyelesaikan pertanyaan tertulis di Benteng Vredeburg, Sabtu (4/6/2022) - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sedikitnya 52 pelajar setingkat SMP di wilayah DIY mengikuti kompetisi menulis aksara di Museum Benteng Vredeburg Jogja, Sabtu (4/6/2022). Mereka diberikan tantangan untuk mengubah aksara latin ke aksara Jawa dengan waktu yang telah ditentukan.

Panitia Lomba Aksara Jawa Sinarendra Krisnawan menjelaskan 52 pelajar itu merupakan perwakilan dari SMP dan MTs di wilayah DIY. Dalam kompetisi itu peserta diminta mengalihaksarakan huruf latin ke aksara Jawa sebanyak satu paragrap dengan menggunakan tata tulis simplified atau tata tulis kesepakatan tiga gubernur (KBJ).

Advertisement

"Sebagian besar dari peserta sudah menguasai tentang tata tulis aksara Jawa. Terbukti dengan semua peserta berhasil menyelesaikan sampai rampung bahkan ada yang selesai meskipun waktu perlombaan masih tersisa," katanya, Sabtu (4/6/2022).

Akan tetapi, ia tidak menampik masih adanya beberapa peserta yang belum menguasai tata tulis aksara Jawa dengan benar. Sehingga panitia menyediakan stand klinik aksara Jawa untuk membantu para generasi muda khususnya pengunjung Skafourta Expo 2022 yang ingin belajar menulis dan membaca aksara Jawa lebih lanjut.

Baca juga: Jogja, Ujung Tombak Memasifkan Aksara Jawa di Ranah Digital

"Ada stan jika ingin belajar, baik menulis aksara Jawa secara manual maupun digital menggunakan perangkat ponsel maupun laptop," ujar Guru SMK N 4 Jogja ini.

Juri kompetisi itu melibatkan guru, pegiat aksara Jawa dan praktisi, antara lain Arpeni Rahmawati, Vita Listiyani, dan Hayu Avang Darmawan. Kriteria penilaian berdasarkan ketepatan penulisan, estetika atau kerapian dan keindahan bentuk langgam aksara Jawa. Ia mengatakan tujuan diadakan lomba untuk merespons Perda DIY No.2 tentang pemeliharaan dan pengembangan bahasa, sastra dan aksara Jawa untuk melazimkan penggunaan aksara Jawa di kalangan anak muda.

"Selain itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah mencanangkan Jogjakarta kota hanacaraka pada peringatan hari aksara internasional pada tanggal 8 September 2021 tahun lalu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Jadi Tersangka KPK, Begini Tanggapan Cak Imin

News
| Rabu, 17 April 2024, 07:57 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement