WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL--Menjelang Iduladha, kebutuhan hewan ternak untuk kebutuhan kurban meningkat. Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Bantul tetap membutuhkan pasokan ternak dari luar daerah.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengakui jika hanya mengandalkan ternak yang ada di wilayah Bantul, kebutuhan untuk kurban jelas tidak tercukupi. “Kami masih memerlukan suplai dari daerah lain,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Kabupaten Bantul membutuhkan setidaknya 7.000 ekor ternak untuk disalurkan ke hampir 2.000 masjid yang tersebar di seluruh kapanewon di Bantul. “Semuanya membutuhkan ternak sapi. Rata-rata setiap masjid membutuhkan tiga sampai empat,” ungkapnya.
BACA JUGA: 74 Tahun, Wukirsari Terus Kembangkan Potensi
Adapun total jumlah populasi ternak di Bantul saat ini sekitar 72.000, tetapi ternak yang sesuai ketentuan kurban tidak mencapai 7.000. Maka pembelian sapi dari luar daerah masih diperlukan, meski dengan syarat dan protokol kesehatan PMK.
“Ternak dari luar kami mensyaratkan adanya Surat Keterangan kesehatan Hewan [SKKH]. Kalau memang benar-benar sehat ya boleh masuk. Kalau tidak sehat ya jangan masuk nanti ndak nulari sapi yang lain di Kabupaten Bantul,” ungkapnya.
Sebelumnya, Dokter Hewan Balai Besar Veteriner Wates, Indarto Sudarsono, menegaskan meski dapat menulari ternak lainnya, hewan yang terpapar PMK sebenarnya aman untuk dikonsumsi karena tidak membahayakan kesehatan manusia.
Masyarakat hanya perlu memasaknya selama minimal 30 menit sebelum mengkonsumsinya. “Hal yang dihindari saat ini kepala, kaki, jeroan dan limfoglandula. Itu sebenarnya dianggap berbahaya karena bisa menularkan ke ternak lain. Itu disarankan sebelum beredar dimasak dulu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.