DPRD DIY Ingatkan MBG Prasmanan Tak Otomatis Aman, Soroti Risiko Distribusi
DPRD DIY menilai MBG prasmanan tak otomatis menjamin keamanan makanan. Waktu distribusi, kualitas air, dan pengawasan menjadi sorotan.
Awan Panas Guguran Gunung Merapi terlihat dari wilayah Condongcatur, Depok, Sabtu (27/3/2021) pagi./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman memiliki 77 desa tangguh bencana (destana) dari 86 kalurahan yang ada. Tahun ini, jumlah destana akan bertambah dua lagi.
Rencana tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan. Dia mengatakan destana membutuhkan beberapa persyaratan. Desa harus memiliki rencana kontinjensi, pengurus dan sukarelawan, serta memiliki surat keputusan dari kalurahan.
BACA JUGA: Melerai Perkelahian, Lurah Timbulharjo Bantul Dipukuli Hingga Berdarah & Dioperasi
Khusus di lereng Merapi, tujuh kalurahan sudah menjadi destana, yakni Kepuharjo, Umbulharjo, Hargobinangun, Purwobinangun, Girikerto, dan Wonokerto.
“Semua desa atau kalurahan di lereng Merapi sudah tangguh bencana,” kata Makwan, Jumat (24/6/2022).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan penanggulangan bencana perlu dilakukan dengan komprehensif.
“Kegiatan yang harus dilaksanakan sebelum bencana hadir inilah mitigasi,” ucapnya.
BACA JUGA: Jalan Menuju TPST Piyungan Memprihatinkan, Rusak karena Dilalui Truk Sampah hingga Tambang Batu
Destana menjadi penting khususnya di daerah-daerah yang rawan bencana agar masyarakat sudah siap.
“Salah satunya di Desa Purwobinangun di kaki Gunung Merapi, paling dekat dengan Taman Nasional Merapi. Ada jalur evakuasi, ada tempat pengungsian, dan ada rencana kontinjensi yang rinci,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menilai MBG prasmanan tak otomatis menjamin keamanan makanan. Waktu distribusi, kualitas air, dan pengawasan menjadi sorotan.
Psikolog Rose Mini membagikan kiat menghadapi perbedaan pola asuh antara orang tua dan kakek-nenek demi memenuhi kebutuhan anak.
Komdigi memastikan aturan turunan Perpres Ojol terbit sebelum 31 Desember 2026, termasuk formula perhitungan ongkos kirim barang dan makanan.
Inflasi Indonesia mencapai 3,28% pada September 2026. Tito Karnavian meminta pemda mengawasi harga beras, telur, dan daging ayam ras.
Karhutla membakar lahan di Sulawesi dan Ternate, sementara banjir di Aceh Tamiang merendam empat kecamatan dan memaksa 222 KK mengungsi.
Dispusip Bantul menargetkan skor Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 8,6 dan Tingkat Kegemaran Membaca 60 pada 2026.