Sang Dalang Seni Visual yang Tak Pernah Kehilangan Tawa itu Berpulang
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kesehatan Kota Jogja berencana untuk menyelenggarakan tes Covid-19 kepada murid sekolah selepas liburan sekolah berakhir. Murid yang kembali ke sekolah nantinya akan menjalani tes Covid-19 guna mencegah penularan kasus baru.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan, masa liburan sekolah memang menjadi momen yang berpotensi menularkan kasus Covid-19. Murid akan berlibur ke berbagai daerah dan akan kembali ke Jogja untuk masuk sekolah.
Dengan demikian, menurut Emma pihaknya bakal melakukan tes Covid-19 kepada murid sekolah. Skrining itu nantinya diharapkan dapat mencegah penularan kasus Covid-19 yang belakangan kembali melonjak.
"Nanti juga akan kita laksanakan skrining untuk anak sekolah, karena ini kan libur kemudian nanti mulai akan pembelajaran lagi," jelasnya.
Murid sekolah nantinya akan dites Covid-19 setelah dua minggu masuk sekolah. Hal ini sesuai dengan masa inkubasi virus yang berada di rentang dua sampai 14 hari. "Untuk antisipasi setelah dua minggu dari libur karena menurut hitungan epidemiologinya dua minggu setelah masuk akan kita skrining untuk anak sekolah," jelasnya.
Di sisi lain, pihaknya juga tetap mengoptimalkan cakupan vaksinasi booster. Sampai saat ini 88 persen warga telah divaksin booster. Pihaknya menargetkan vaksinasi booster bisa mencapai 100 persen dalam waktu dekat.
BACA JUGA: Duh..Truk Tangki Pengangkut Tinja Terperosok di Kulonprogo
"Kita tetap yang diupayakan adalah menemukan kasus kita tracing dan testing lalu treatment, prokes kita tetap akan optimalkan dan sosialisasi lewat sosmed dan lainnya juga dengan keliling untuk promosi tentang pencegahan itu," ungkapnya.
Menurut Emma, saat ini pihaknya telah mengubah strategi dalam upaya mempercepat cakupan vaksinasi booster. Lantaran Covid-19 yang mulai melandai, antusiasme masyarakat mulai berkurang untuk menerima suntikan booster.
"Strateginya memang kita harus undang dulu atau mendaftar karena selama ini kita buka antusiasmenya kurang, sehingga kita harus ubah strategi, mereka harus daftar dulu baru kita buka," jelasnya.
Namun begitu, pihaknya tetap membuka layanan vaksin booster reguler di setiap puskesmas yang ada di Jogja. Penyuntikkan akan dilakukan petugas jika jumlah penerima cukup agar vaksin yang dibuka tidak terbuang.
"Layanan reguler vaksin booster tetap ada, tapi mereka buka pendaftaran daring sehingga bisa dikumpulkan dan tidak satu-satu, karena vaksin ini kan tidak bisa buka hanya satu, biasanya sepuluh orang. Kan sayang kalau hanya dipakai sedikit, makanya dikumpulkan dulu," imbuhnya. (Yosef Leon)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Pasar modal Indonesia genap 49 tahun sejak diaktifkan kembali pada 1977. Sejarahnya ternyata telah dimulai sejak era kolonial Belanda.
Meta dikenai denda tambahan US$567 juta oleh pengadilan New Mexico terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja.
Bareskrim menyatakan dua berkas kasus PT Dana Syariah Indonesia P21. Polisi telah menyita aset senilai sekitar Rp425 miliar.
ETF emas ditargetkan mulai diperdagangkan di BEI pada 10 Agustus 2026. Simak cara beli, keuntungan, risiko, dan perbedaannya dengan emas fisik.
BMKG menyebut monsun Australia memicu gelombang hingga 6 meter di sejumlah perairan NTB pada 8-9 Agustus 2026.