Satpol PP DIY Data 72 Geng Sekolah, 15 Masuk Kategori Rawan
Satpol PP DIY mencatat 72 geng sekolah tersebar di DIY, dengan 15 di antaranya masuk kategori rawan. Sebanyak 14 titik rawan juga dipetakan untuk pencegahan kej
Ilustrasi. /Reuters-Mussa Qawasma
Harianjogja.com, SLEMAN - Jogja Police Watch (JPW) mengecam terjadinya kerusuhan kawasan Seturan dan Babarsari, Sleman. Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba mengatakan suatu hal yang diselesaikan dengan cara kekerasan, tidak akan menyelesaikan persoalan, namun menambah masalah baru.
Dia meminta agar kasus ini diusut tuntas, siapapun yang terlibat harus diproses secara adil, transparan, dan profesional. Kepolisian tidak boleh kalah dengan aksi premanisme dan anarkisme oleh siapapun.
"Mengecam segala tindakan kekerasan dalam bentuk dan alasan apapun," ucapnya, Selasa (05/07/2022).
BACA JUGA: Terjebak di Dalam Kantor, Seorang Remaja Jadi Korban Kerusuhan di Babarsari
Menurutnya perlu dilakukan upaya pencegahan dini agar kasus serupa tidak terulang kembali. Upaya pencegahan bisa dilakukan melalui kepekaan aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian atas potensi terjadinya konflik massa.
Tidak hanya di daerah Seturan dan Babarsari saja, namun pencegahan juga perlu dilakukan di tempat lainnya. Kemudian kepala daerah yang ada di provinsi dan kabupaten perlu secara rutin melakukan dialog dengan mahasiswa atau pelajar luar daerah.
"Karena setiap perkumpulan pasti ada paguyubannya masing-masing dan ada sesepuhnya yang dituakan jadi panutan. Kehadiran kepala daerah itu sangat diperlukan," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah daerah juga perlu secara rutin melakukan razia terhadap operasional tempat hiburan malam yang ada di wilayah DIY. Apabila terjadi pelanggaran, langsung dilakukan tindakan tegas.
"Siapa pun dan darimana asal kita harus menjunjung tinggi yang namanya 'dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung'," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP DIY mencatat 72 geng sekolah tersebar di DIY, dengan 15 di antaranya masuk kategori rawan. Sebanyak 14 titik rawan juga dipetakan untuk pencegahan kej
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter, Pemkab Bantul meminta seluruh OPD memperketat penggunaan BBM dan meningkatkan efisiensi operasional.
Sebanyak 13 pendaki ilegal Gunung Semeru diamankan TNBTS dalam operasi pengawasan. Empat pendaki lainnya masih dalam pencarian petugas.
Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram menjadi simbol hijrah dan harapan baru umat Islam, disaksikan jutaan jamaah di Masjidil Haram.
Rupiah melemah terhadap dolar AS, DPRD Jogja mendesak Pemkot melindungi UMKM dan memaksimalkan peluang pariwisata Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.