Jadwal DAMRI YIA Hari Ini 21 Mei, Akses ke Jogja dan Sleman Kian Mudah
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Seorang pengendara motor saat melintas di JJLS yang berada di kawasan Kapanewon Rongkop. foto diambil 6 Januari 2022 lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA--Pembebasan lahan untuk jalur Pansela atau populer dengan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di DIY secara keseluruhan sudah tuntas untuk dua lajur. Pemda DIY saat ini sedang mengebut penyelesaian pembebasan untuk perluasan jalan menjadi empat lajur.
Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menyatakan Pemda DIY terus berupaya menyelesaikan pembebasan lahan seiring pembangunan konstruksi jalan dan jembatan di sepanjang JJLS yang dilakukan Pemerintah Pusat.
BACA JUGA: Bisa Nikmati Keindahan Pansela Jogja, Rest Area di Puncak Kelok 18 Bakal Jadi Favorit Wisatawan
Hingga saat ini dari total 116,07 kilometer JJLS sepanjang DIY seluruhnya sudah terbebaskan dan rata-rata telah terbangun konstruksinya untuk dua lajur. Hanya kurang beberapa ratus meter saja yang saat ini dalam proses pembebasan untuk dua lajur.
“Dari total panjang JJLS 116,07 kilometer, hampir seluruhnya sudah terbebaskan lahannya untuk dua lajur,” katanya, Rabu (13/7/2022).
Penyelesaian pembebasan lahan itu termasuk untuk lajur yang akan dibangun Kelok 18 pada segmen Kretek-Girijati dan sekitar lokasi untuk pembangunan Jembatan Srandakan III.
Pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas JJLS agar bisa dilalui kendaraan empat lajur. Sehingga Pemda DIY pun melakukan pembebasan lahan untuk perluasan menjadi empat lajur yang saat ini terus berproses.
Dari total panjang JJLS 116,07 kilometer tersebut yang belum dibebaskan untuk empat lajur di antaranya segmen Ngremeng-Congot sepanjang tujuh kilometer.
“Untuk segmen Ngremeng-Congot ini targetnya diselesaikan dahulu sudah ada 12,30 kilometer yang dibebaskan untuk empat lajur dari total panjang 19,35 kilometer. Sehingga masih ada sekitar tujuh kilometer yang belum dibebaskan, sebenarnya tahun ini juga dilakukan pembebasan pada segmen ini tetapi karena cukup luas sehingga tidak bisa diselesaikan pada satu tahun anggaran,” katanya.
Selain itu, segmen yang belum dibebaskan untuk empat lajur yaitu Girijati-Legundi dengan panjang 17,20 kilometer dan segmen Legundi-Planjan sepanjang 12,4 kilometer, sedangkan untuk dua lajur kedua segmen ini sudah terselesaikan.
“Jadi untuk dua lajur semua sudah terbebaskan, untuk yang empat lajur harapannya dilanjutkan tahun depan. Tetapi tentu dengan melihat kondisi penganggaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.