Pemkot Pekalongan Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren
Pemkot Pekalongan, Polres, dan Kemenag melatih pengasuh pesantren untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap santri.
Aktivitas kendaraan bermotor JJLS di ruas Girisekar-Planjan di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang/Harian Jogja-David kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah berencana membangun rest area di kawasan JJLS tepatnya di area Kelok 18. Rest area ini diyakini bakal jadi destinasi baru favorit wisatawan.
Pemda DIY memastikan proses pembebasan lahan untuk konstruksi Kelok 18 telah rampung. Adapun untuk penyiapan lahan rest area masih akan dikomunikasikan antara pusat dengan daerah.
Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menyatakan jawatannya sudah pernah mendapatkan informasi dari pusat terkait rencana pembangunan rest area di Kelok 18. Akan tetapi untuk titik yang akan dibangun belum diketahui sehingga pembebasan belum dilakukan. Pemda DIY memang selama ini yang membebaskan lahan untuk pembangunan sepanjang jalur pansela. Jika nantinya jadi akan dibangun rest area tentunya pembebasan lahan yang akan dilakukan akan melihat ketersediaan anggaran dan kajian lebih dahulu.
“Pernah mendengar rencana adanya rest area [di Kelok 18], namun terkait pengadaan lahan untuk hal tersebut [rest area] belum ada komunikasi. [Jika diminta menyediakan lahan] Tentunya dengan memperhatikan ketersediaan anggaran dan adanya kajian terlebih dahulu,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (11/7/2022).
Ia mengakui ada sejumlah manfaat jika dibangun rest area di kawasan tersebut, apalagi diperkirakan bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pengguna jalan di JJLS.
BACA JUGA: Fakta Baru Polisi Tembak Polisi, Mabes Klaim Ada Perbuatan Tak Senonoh terhadap Istri Kadiv Propam
Rest area tersebut nantinya bisa menjadi tempat istirahat dengan suguhan pemandangan alam yang menarik kawasan Pantai Selatan. Selain itu keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. Karena warga bisa terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Seandainya nantinya terbangun rest area, harapannya selain sebagai tempat istirahat yang nyaman dengan pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk. Juga harapannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya,” ucapnya.
Adapun untuk pembebasan lahan konstruksi Kelok 18, ia memastikan telah selesai. Pembebasan lahan Kelok 18 mulai dianggarkan sejak di 2017, kemudian ada perluasan lahan di 2022 ini dengan ditambah sebanyak 54 bidang dengan total luas sekitar 3 hektare. Pembebasan lahan ini menggunakan dana sekitar Rp30 miliar.
“Pembebasan lahan Kelok 18 sudah terlaksana pelepasan haknya, saat ini sudah proses pembayaran, sebagian sudah pembayaran dan ditransfer ke yang berhak, kemudian ada beberapa yang proses. Persentase secara umum dilepaskan semua hanya proses pembayaran sampai bagian keuangan, kalau bisa dikatakan sudah selesai tinggal transfer saja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Pekalongan, Polres, dan Kemenag melatih pengasuh pesantren untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap santri.
Claude Fable 5 dari Anthropic menuai kritik karena sistem pengamanannya dinilai terlalu ketat. Meski unggul dalam analisis data dan rekayasa perangkat lunak, ba
Aksi pencurian sepeda motor yang diduga dilakukan sepasang sejoli di wilayah Bambanglipuro, Bantul, berakhir gagal setelah keduanya berhasil diamankan warga.
Musisi dan penulis Dee Lestari resmi merilis album ketiganya bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta pada 10 Juni 2026, menandai kembalinya ia ke industri musik setelah v
Dana PIP 2026 termin kedua masih dicairkan hingga September. Simak besaran bantuan untuk SD hingga SMK serta cara cek penerima secara online.
Pemkab Bantul menugaskan Kalurahan Parangtritis memungut retribusi wisata mulai 1 Juli 2026. Kalurahan memperoleh bagi hasil 30 persen dari pendapatan retribusi