Advertisement

Ombak Laut Selatan Capai 5 Meter, Nelayan Bantul Pilih Libur

Lugas Subarkah
Rabu, 13 Juli 2022 - 17:27 WIB
Arief Junianto
Ombak Laut Selatan Capai 5 Meter, Nelayan Bantul Pilih Libur Ilustrasi nelayan Pantai Baru, Bantul memperbaiki jaring lantaran tak bisa melaut karena gelombang tinggi. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL -- Selama dua hari terakhir, gelombang tinggi melanda pantai selatan Bantul. Akibatnya, banyak nelayan terpaksa libur melaut. Diperkirakan gelombang tinggi akan berlangsung sampai Sabtu (16/7/2022).

Salah satu nelayan Pantai Depok, Karjo, menjelaskan gelombang tinggi mencapai sekitar 4-5 meter. Dengan tingginya gelombang itu, para nelayan pun banyak yang tidak berani melaut. “Kemarin [Selasa, 13/7/2022] sama hari ini tidak melaut,” ujarnya, Rabu (13/7/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: Sejumlah Lurah Petahana di Bantul Bakal Ramaikan Pilur

Gelombang tinggi ini baru terjadi kali ini selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya setiap tahun pasti ada saat-saat ketika terjadi gelombang tinggi, terutama pada Juli-Agustus. “Bisa empat hari, bisa seminggu, tidak pasti,” kata dia.

Dengan kondisi itu, kata dia, hampir semua nelayan di wilayah pesisir Bantul tidak melaut. Meski demikian tetap saja ada nelayan yang melaut, terutama nelayan di wilayah Gunungkidul. “Karena masuknya enggak melawan ombak,” ungkapnya.

Selain karena tingginya gelombang, dia memilih untuk tidak melaut karena tak sebandingnya risiko yang dihadapi dengan biaya yang dikeluarkan. Dalam sekali melaut, para nelayan harus mengeluarkan uang paling tidak Rp100.000 hingga Rp150.000 untuk bahan bakar.

Padahal, saat ini nelayan sedang menghadapi masa paceklik ikan yang sudah berlangsung setidaknya dalam setahun belakangan. Dalam sekali melaut, hasil tangkapan hanya 4-10 kilogram dengan jenis ikan campuran dan didominasi ikan yang murah. “Kayak layur gitu langka,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Vaksin Covid-19 Jadi Berbayar Saat Status Pandemi Dicabut

News
| Sabtu, 04 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Salah Kaprah, Ini Makna Healing yang Sesungguhnya

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement