Advertisement

Gegara Obat Nyamuk, Ruko Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp600 Juta

Triyo Handoko
Minggu, 17 Juli 2022 - 14:37 WIB
Arief Junianto
Gegara Obat Nyamuk, Ruko Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp600 Juta Kebakaran yang terjadi di Jl. Tukangan No.34, Danurejan yang menyebabkan satu ruko habis terbakar, Minggu (17/7/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA -- Ruko Sinar Jaya di Jalan Tukangan No.34, Danurejan, Jogja habis dilalap api pada Minggu (17/7/2022) pagi. Penyebab kebakaran yang menyebabkan kerugian Rp600 juta tersebut karena obat nyamuk bakar yang lupa dipadamkan.

Selain ruko, kebakaran juga sempat merembet ke rumah sekitar. Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jogja bertindak cepat memadamkan rembetan si jago merah tersebut.

Advertisement

Kebakaran bermula saat pemilik ruko Sri Lestari menyalakan obat nyamuk bakar di dekat mobil yang diparkirkan di dalam ruko. “Obat nyamuk itu tidak dipadamkan dan akhirnya menimbulkan api yang kemudian membakar mobil, lalu pemilik ruko terbangun dan ruko sudah terbakar,” kata Kasi Operasional Dinas Damkar Jogja, Timur Dalyanto, Minggu.

BACA JUGA: Ambulans untuk Layani Anak Penyintas Kanker di Gunungkidul Mulai Dioperasikan

Timur menyebutkan tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. “Korban hanya keseleo karena mencoba mengevakuasi diri dan sudah dilarikan ke RS DKT Kota Baru,” ujarnya.

Sejak diketahuinya kebakaran tersebut pada pukul 01.25 WIB, kata Timur, proses pemadaman api berlangsung cukup lama hingga pukul 03.00 WIB. Selain Ruko, api juga ikut membakar salah satu rumah kosong di samping ruko. “Untungnya berhasil dipadamkan Damkar dan hanya terbakar atapnya saja rumah kosong itu,” kata Timbul.

Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharjo yang turut memantau kebakaran tersebut meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati.

“Untuk itu saya imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati pada masyarakat karena ini musim kemarau apa saja bahan di rumah jadi mudah terbakar,” ujar Timbul, Minggu.

Dalam seminggu terakhir, kata dia, sudah ada tiga kebakaran cukup besar di Jogja. “Semuanya tak ada korban jiwa hanya kerugian material, tapi ini alarm untuk masyarakat lebih berhati-hati,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bolehkah Vaksin Booster Sekaligus Imunisasi Campak? Begini Kata Dokter Anak

News
| Jum'at, 27 Januari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Menengok Lava Bantal, Destinasi yang Dahulu Hanya Jadi Objek Penelitian Mahasiswa

Wisata
| Jum'at, 27 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement