Advertisement

Dua Kebakaran dalam Dua Hari di Jogja, Damkar Minta Masyarakat Waspada Tak Lalai

Triyo Handoko
Senin, 11 Juli 2022 - 14:17 WIB
Budi Cahyana
Dua Kebakaran dalam Dua Hari di Jogja, Damkar Minta Masyarakat Waspada Tak Lalai Petugas Damkar Jogja memadamkan kebakaran di Cokrodiningratan, Jetis, Jogja, Senin pagi (11/7/2022). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dua kebakaran beruntun terjadi di Jogja pada Minggu dan Senin (10-11/7/2022) pagi. Insiden tersebut terjadi diduga karena kecerobohan, pertama karena kebocoran gas dan kedua karena korsleting. Meskipun tidak memakan korban jiwa, dua kebakaran tersebut merusak sebagian rumah korban.

Kebakaran pertama terjadi di Jl. Sisingamangaraja No. 63, Kemantren Mergangsan. Tempat usaha laundry dengan luas 2 x 4 meter persegi terbakar. Kebakaran kedua terjadi di Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis. Sebuah rumah terbakar setelah api merembet dari dapur. Semuanya terjadi saat pagi hari, sekitar pukul 09.40 WIB.

BACA JUGA: Sopir Ngantuk, Mobil Tabrak TPR Pantai Parangtritis

Dua kasus kebakaran tersebut ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jogja. Kepala Damkar Jogja Octo Noor Arafat menyebut musim kemarau membuat kebakaran berpotensi lebih tinggi. “Jadi kami imbau warga untuk berhati-hati dan memastikan segala perkakas di rumah untuk diawasi terus, termasuk yang bisa memantik api” jelasnya, Senin (11/7).

Tantangan pemadaman kebakaran, kata Octo, adalah kemacetan. “Kalau ke lokasi macet proses pemadaman kami bisa lebih berat, api bisa menyebar ke mana-mana,” katanya.

Octo menyiapkan solusi menangani tantangan tersebut. “Kami sudah ajukan motor pemadam kebakaran, ini nanti fungsinya agar dapat sampai lokasi lebih dulu dengan peralatan seadanya sesuai kebutuhan dan untuk membukakan jalan mobil pemadam kami,” kata dia.

BACA JUGA: 7 Pasar dan 1 Mall di DIY Siap Layani Pembayaran Lewat QRIS, Ini Daftarnya

Rencana tersebut sudah diajukan Octo dalam APBD Perubahan 2022.

“Jadi tahun ini bisa dilakukan pengadaan agar lebih efektif dalam menangani kebakaran,” ujar Octo. Selain itu, sosialisasi juga akan digencarkan dengan mendayagunakan sukarelawan ke masyarakat luas.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement