Advertisement

Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM

Andreas Yuda Pramono
Minggu, 08 Februari 2026 - 08:37 WIB
Sunartono
Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM Menteri Koperasi RI meluncurkan produk HIPMI DIY di KDKMP Tamanmartani Sleman sebagai model pengembangan koperasi modern berbasis UMKM. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman kembali mendapat sorotan pemerintah pusat dalam pengembangan koperasi berbasis ekonomi kerakyatan. Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, meluncurkan produk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY untuk Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Tamanmartani, Kalasan, Sabtu (7/2/2026).

Peluncuran tersebut menandai peran Sleman sebagai salah satu wilayah percontohan pengelolaan KDKMP. Ferry Juliantono menyebut Sleman diharapkan mampu menjadi model pengelolaan koperasi desa yang baik, modern, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Advertisement

Ia menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto mendorong penerapan sistem ekonomi kerakyatan sebagai arah pembangunan ekonomi nasional. Salah satu instrumen untuk mewujudkan sistem tersebut adalah penguatan Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih yang dikelola secara profesional.

“Sebagian produk yang dijual di KDKMP Tamanmartani merupakan hasil produksi UMKM dan wiraswasta yang tergabung dalam HIPMI DIY, ini sangat menarik,” kata Ferry dalam keterangan tertulis.

Ferry juga menekankan pentingnya penguatan KDKMP di Sleman, yang saat ini berjumlah lima unit. Menurutnya, pengembangan koperasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah, tetapi juga pada kualitas pengelolaan dan tingkat kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa baik dari sisi kuantitas maupun pelaksanaan, KDKMP harus berjalan tepat sasaran. Koperasi, kata dia, dituntut menerapkan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman dan dikelola secara modern. “Koperasi harus menggunakan pendekatan relevan dan harus modern,” ujarnya.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI DIY periode 2025–2028, Ekawati Rahayu Putri, menyampaikan bahwa HIPMI berkomitmen mendukung keberadaan KDKMP sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai produk unggulan pengusaha muda yang dipasarkan melalui koperasi.

Produk HIPMI DIY yang dipasarkan di KDKMP antara lain kebutuhan pokok atau sembako, seperti ayam potong, telur asin, roti, beras, minyak, dan gula, yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem UMKM lokal.

Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menilai kunjungan Menteri Koperasi RI ke Kabupaten Sleman menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap keberlangsungan dan penguatan iklim koperasi di daerah. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan HIPMI dalam peluncuran produk inovasi pengusaha muda di KDKMP dapat memperkuat relevansi koperasi di era modern.

“Saya berharap KDKMP Tamanmartani dapat terus berkembang menjadi koperasi yang modern, profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya. Koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” kata Harda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hujan Berpotensi Guyur Kota Besar Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

Hujan Berpotensi Guyur Kota Besar Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

News
| Minggu, 08 Februari 2026, 09:47 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement