Bantul Masih Kekurangan 14 Truk untuk Operasional PSEL Piyungan
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Vaksinasi booster yang digelar Tim Penggerak PKK DIY./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan mengupayakan dua kebijakan untuk mengendalikan kasus Covid-19 yang mulai terlihat melonjak.
Kedua kebijakan itu adalah terkait dengan percepatan vaksinasi dan penegakan kembali protokol kesehatan (prokes) agar penanganan Covid-19 optimal.
Melihat kasus konfirmasi harian di Kota Jogja dan juga jumlah kasus aktif, belakangan kondisi Covid-19 di wilayah itu memang menunjukkan kondisi yang meningkat.
Pada 8-17 Juli, grafik kasus Covid-19 sudah menunjukkan kenaikan. Pada 8 Juli kasus aktif berada di angka 41 pasien dan 17 Juli sebanyak 66 kasus.
BACA JUGA: Mantrijeron Juarai Lomba Ketoprak Kota Jogja
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi menyebut, vaksinasi masih menjadi andalan pemerintah sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. Upaya menambah kekebalan tubuh terhadap serangan virus harus dilakukan dengan percepatan vaksin. "Meskipun capaian Jogja sudah tinggi tapi akan kami terus maksimalkan," katanya, Selasa (19/7/2022).
Dia menambahkan, geliat ekonomi yang mulai terlihat belakangan ini tentunya harus dibarengi dengan penegakan prokes yang optimal di lapangan. Jangan sampai, masyarakat terlena dan kasus Covid-19 sulit dikendalikan. "Sehingga sosialisasi prokes itu wajib terus dilakukan," ujar dia.
Sementara itu, Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) agar penegakan prokes dalam setiap acara dan kegiatan kembali dimaksimalkan. Menurutnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun sampai saat ini masih berlangsung.
"Selter dan anggaran operasional masih stand by, ini kan juga bagian dari antisipasi. Makanya kita berharap agar kondisi pandemi tetap landai," jelas Aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Jembo Cable Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di ajang internasionaL