18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Ilustrasi/Antara-Novrian Arbi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Gunungkidul bakal memasukan seluruh warga ke dalam datfar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kebijakan ini sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan satu data Indonesia.
Kepala Dinas Sosial P3A Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan hingga sekarang warga yang masuk DTKS sebanyak 584.387 jiwa. Jumlah ini lebih dari separuh penduduk Gunungkidul.
BACA JUGA: 3 Kecamatan di Bantul Ini Alami Hari Tanpa Hujan Lebih Lama, Sampai 2 Bulan
“Datanya bisa bertambah karena seluruh warga akan masuk ke sistem data tunggal melalui DTKS,” kata Asti kepada wartawan, Jumat (5/8/2022).
Menurut dia, kebijakan memasukkan warga Gunungkidul ke DTKS sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat. Keputusan ini tertuang dalam upaya percepatan basis data tunggal Indonesia. “Proses inputnya melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation [SIKS-NG]. Penyelesaiannya kami tidak mematok target karena masih menuggu instruksi dari Pusat,” katanya.
Meski seluruh warga masuk DTKS, Asti memastikan tidak semua warga mendapatkan bantuan sosial. Rencananya ada pengelompokan antaran warga yang layak dan tidak mendapatkan bantuan sosial.
“Ada kategori layak dan tidak layak menerima bantuan. Tapi kepastiannya masih menunggu kebijakan lanjutan dari Kementerian Sosial,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Sosial dan Budaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Ajie Saksono. Menurut dia, jumlah warga yang masuk DTKS akan terus bertambah seiring adanya program basis data tunggal Indonesia. “Jadi semuanya memang akan dimasukan hingga ada satu data tunggal,” katanya.
Menurut dia, keberadaan DTKS sudah terlihat dalam proses idenfitikasi keluarga miskin ekstrem. Ajie menjelaskan berdasarkan data dari TNP2K, masih ada 6.290 kepala keluarga yang masuk kategori ini. “Sumbernya memang dari DTKS,” katanya.
Ajie tidak menampik keluarga yang masuk kategori miskin esktrem sudah banyak yang mendapatkan program dari pemerintah. Sebagai contoh, ada 5.600 keluarga yang mendapatkan bantuan dari program sembako. Selain itu, ada juga yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 5.470 keluarga.
“Memang belum semuanya. Kami menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat guna mencapai target nol keluarga miskin ekstrem di 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 1 November 2026 didominasi berawan. Kulon Progo udara kabur, suhu berkisar 22–31 derajat Celsius.
Manchester United kalah 2-0 dari Chelsea di Liga Inggris. Kekalahan ini memperpanjang catatan sembilan laga tanpa kemenangan Setan Merah.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 1 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 1 November 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.