Top Ten News Harianjogja.com Edisi Minggu 6 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.
Pertemuan bertajuk Rembug Nasional para pimpinan Pemudah Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia di Kantor PP Muhammadiyah, Sabtu (13/8/2022) malam. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Sedikitnya 10 Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah dari berbagai kota di Indonesia menggelar pertemuan di Aula Kantor PP Muhammadiyah Jalan Ahmad Dahlan, Kota Jogja, Sabtu (13/8/2022) malam. Mereka mendesak agar Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah segera menggelar muktamar karena periode kepemimpinan akan habis pada awal Desember 2022 mendatang.
Ketua PWPM DIY Anton Nugroho menjelaskan pertemuan bertajuk Rembug Nasional sebagai respons dari PP Pemuda Muhammadiyah yang tidak segera menggelar muktamar. Meski demikian pertemuan itu tidak bermaksud untuk mengkotak-kotakkan organisasi tetapi sebagai bentuk kecintaan untuk menegakkan kaidah organisasi yang sudah disepakati di Tanwir Manado dan Tanwir Jambi Maret 2022. Pada Tanwir tersebut memutuskan pelaksanaan muktamar pada 2022 namun sampai Agustus ini belum ada kejelasan pelaksanaan muktamar.
"Pada Tanwir Jambi sudah menetapkan dua bulan setelah Tanwir agar Pemuda Muhammadiyah segera menentukan tuan rumah muktamar tetapi sampai saat ini belum ada surat edaran apa pun yang kami dapatkan di daerah,"
Adapun perwakilan pimpinan daerah yang hadir berasal dari Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Papua, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Kalimantan Selatan dan dari DIY. "Pengurus daerah yang lain tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain, tetapi mereka mendukung Rembug di Jogja sebagai kota ideologisnya Muhammadiyah," ujarnya.
BACA JUGA: Prediksi Cuaca DIY: Dominan Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Amrizal menambahkan dalam pertemuan itu memutuskan jika Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah tidak segera menggelar muktamar untuk menjalankan amanat Tanwir, maka sesuai AD/ART melegalkan untuk mengadakan muktamar luar biasa. Hal itu sudah ada mekanisme karena pada 2022 ini periode kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah telah usai.
"Rembug ini akan memberikan amanat kepada Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Agustus ini untuk menetapkan kepastian muktamar. Kalau tidak segera menetapkan kepastian kami akan mendorong pelaksanaan muktamar luar biasa," ucapnya.
Ia mengatakan muktamar luar biasa tersebut akan sah digelar dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai pelaksana. Syarat untuk melaksanakan disetujui sebanyak 50% dari total pengurus daerah. Meski tidak semuanya hadir pada pertemuan di Jogja, akan tetapi sebagian besar memberikan dukungan.
"Tetapi saya yakin kakanda kami pimpinan pusat sangat cinta dengan pemuda Muhammadiyah. Saya yakin kakanda kami semua punya itikad dan niat yang baik untuk kebaikan organisasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.
Mercedes mengajukan teknologi mobil yang bisa mengapung dan bergerak di air. Rodanya menjadi penggerak, dilengkapi sensor, GPS, dan pelampung.