Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 Siap Digelar
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Foto mi ubi jalar orange dan ungu hasil penelitian dosen dan mahasiswa Teknik Kimia UAD/Ist
JOGJA-Mi merupakan makanan favorit masyarakat Indonesia terutama anak-anak yang tinggal di indekos. Namun, berhembus kabar jika produsen mi akan menaikkan harga mi menjadi tiga kali lipat.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia. Ukraina adalah pengimpor terbesar gandum bagi Indonesia. Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan gandum dalam negeri.
Untuk mengatasi kenaikan harga gandum yang berakibat pada kenaikan harga bahan makanan lain seperti mi, dibutuhkan bahan subtitusi gandum. Indonesia kaya akan umbi lokal yang dapat dikembangkan untuk subtitusi gandum seperti mocaf, ubi jalar, kentang, gembili, dan garut.
Selain dapat menjadi subtitusi gandum, kandungan gizi pada umbi tersebut dapat menjadi bahan pangan fungsional yang rendah gula sehingga ramah bagi penderita diabetes.
Baca juga: Harga Mi Instan di Jogja Stabil Setelah Ada Isu Kenaikan Harga 3 Kali Lipat
Gita Indah Budiarti dari Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengatakan beberapa penelitian mengenai modifikasi umbi lokal sebagai subtitusi gandum telah banyak dilakukan. Beberapa UMKM juga sudah memproduksi tepung yang berasal dari umbi lokal.
Pembuatan mi dari bahan subtitusi terigu seperti mocaf juga sedang dikembangkan. Mi yang sudah diproduksi dan dikomersialkan sejauh ini ada mi MU buatan Muhammadiyah yang menggunakan mocaf sebagai bahan bakunya.
"Diharapkan semoga semakin banyak kerjasama antara lembaga atau pemerintah, perguruan tinggi melalui kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa serta UMKM untuk mewujudkan Indonesia mampu swasembada pangan dan dapat mengurangi impor gandum dari negara lain," kata dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (22/8/2022).*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.
Platform Sapa UMKM jadi strategi pemerintah untuk pembinaan berbasis data dan membuka kemitraan UMKM dengan industri besar.
Kemendag dorong UMKM penuhi syarat ekspor global. Regulasi ketat jadi tantangan utama, termasuk standar kesehatan dan lingkungan.
Gelombang panas ekstrem di AS tewaskan 25 orang, pecahkan rekor suhu, dan sebabkan listrik padam di ratusan ribu rumah.