Advertisement

Tabuh Gelegar Gamelan Jogja Istimewa, Sanggar Manunggal Roso Merasa Bangga

CRD22
Sabtu, 10 September 2022 - 16:22 WIB
Budi Cahyana
Tabuh Gelegar Gamelan Jogja Istimewa, Sanggar Manunggal Roso Merasa Bangga Penampilan Sanggar Manunggal Roso pada Gelegar Gamelan Jogja Istimewa di Gerbang Pleret, Pleret, Bantul, Sabtu (10/9/2022). - Harian Jogja/CRD22

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Penabuhan gamelan secara serentak yang diadakan untuk memperingati Satu Dasawarsa Keistimewaan DIY di Gerbang Pleret, Pleret, Bantul, berlangsung meriah, Sabtu (10/9/2022). Sanggar Manunggal Roso mengisi acara bertajuk Gelegar Gamelan Jogja Istimewa yang dimulai pukul 10.10 WIB tersebut.

Sanggar Manunggal Roso Gilirejo adalah sanggar yang dipilih untuk menyukseskan Gelegar Gamelan. Sanggar Manunggal Roso menurunkan sekitar 30 personel. Beberapa personel mengaku sangat bersemangat mengisi Gelegar Gamelan. 

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Latihan yang rutin membuat Sanggar Manunggal Roso tidak mempersiapkan secara istimewa untuk mengisi acara penabuhan gamelan. 

Sanggar Manunggal Roso terdiri atas tiga kelompok yaitu kelompok tua, muda, dan ibu-ibu. Kelompok tua latihan setiap malam Kamis, kelompok muda malam Sabtu, dan kelompok ibu-ibu Sabtu siang. 

"Ada 242 kelompok yang sudah menerima hibah gamelan dari Dinas Kebudayaan. DIY, termasuk kami Sanggar Manunggal Roso, yang sekarang live di sini," kata Dwi Yuli Purwanti, Lurah Girirejo, Kapanewon Imogiri, saat ditemui di Gerbang Pleret. 

Dia mengaku senang karena sanggarnya bisa terpilih menyukseskan Gelegar Gamelan sehingga dapat mendukung istimewanya Jogja. 

Dia menambahkan hibah gamelan yang diterima dari Dinas Kebudayaan DIY harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

"Senang dan bangga karena kesenian Jawa masih diperhatikan dan difasilitasi dengan dana keistimewaan, tentunya akan menggugah kesenian Jawa agar tetap eksis," kata Mujahid, personel Sanggar Manunggal Roso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement