Advertisement

Tak Kunjung Pulang, Lansia Ditemukan Tewas di Sungai Progo

Ujang Hasanudin
Minggu, 11 September 2022 - 17:07 WIB
Arief Junianto
Tak Kunjung Pulang, Lansia Ditemukan Tewas di Sungai Progo Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL — Seorang lansia berusia 80 tahun asal Dusun Babakan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, ditemukan meninggal dunia di tepi Sungai Progo, Sabtu (10/9/2022) tengah malam. Lansia bernama Muhammad Rasid tersebut diduga terpeleset kemudian tercebur sungai dan meninggal dunia.

Kanitreskrim Polsek Srandakan, AKP Sutrisno mengatakan penemuan mayat korban tersebut oleh warga, sekitar pukul 22.40 WIB di Sungai Progo.

“Sebelumnya korban dinyatakan hilang, diketahui korban sempat melakukan aktivitas menyiram sawah bersama istrinya pada pukul 12.15 WIB,” kata Sutrisno, Minggu (11/9/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Gerbang Pleret Diresmikan Bersamaan dengan Penutupan Peringatan Satu Dasawarsa Keistimewaan DIY

Saat itu korban bersama istrinya bernama Tajem, 75, sedang menyiram tanaman di sawah di sekitar Sungai Progo. Pada Sabtu siang, istrinya pamit untuk membeli bahan bakar untuk pompa diesel.

Namun sekembalinya dari membeli bahan bakar minyak, Tajem tidak menemukan suaminya di lokasi semula. Tajem mengira suaminya pulang, kemudian dia pulang namun di rumahnya juga tidak ada.

Tajem menunggu suaminya sampai Sabtu petang, namun tak kunjung pulang. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

Warga kemudian melakukan pencairan, hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa di sungai sebelah barat sawah milik korban. Lebih lanjut Sutrisno mengatakan dari hasil penyelidikan polisi, penyebab kematian korban murni karena kecelakaan atau tenggelam yang diduga karena terpeleset saat hendak mengambil air.

Pasalnya, dari hasil pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Srandakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban.

Advertisement

“Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Atas kejadian tersebut pihak keluarga juga sudah ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ujar Sutrisno.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kesaksian Penonton saat Tragedi Kanjuruhan, Kengerian Menyayat di Depan Mata

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement