Puncak Memetri Kaistimewaan: Pemda DIY Dorong Keistimewaan Beri Manfaat Riil
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Sejumlah wisatawan usai berwisata kano di Kalurahan Maritim Tirtohargo, Kretek, Bantul. Kalurahan ini mendapatkan dukungan danais 2022. /Youtube.
JOGJA—Pemda DIY memberikan kesempatan luas bagi kelompok masyarakat di Pesisir Selatan DIY untuk mengikuti program Kalurahan Maritim. Melalui pengembangan potensi yang dimiliki kalurahan, kelompok tersebut akan difasilitasi melalui dana keistimewaan DIY.
Beberapa kalurahan sudah merasakan manfaat dari program ini, salah satunya melalui pembukaan wisata baru.
Salah satunya di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Bantul. Melalui program Kalurahan Maritim, kawasan ini mengembangkan potensi ekowisata berupa wisata kano dan hutan mangrove. Kalurahan ini memiliki potensi besar lewat mangrove dan sungai yang sangat cocok untuk pengembangan wisata kano. Keindahan alam mangrove menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan memberikan nuansa wisata berwawasan lingkungan. Uniknya wisatawan yang berkunjung wajib menanam mangrove demi kelestarian lingkungan.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan program Kalurahan Maritim menyasar kalurahan di pinggiran pesisir DIY untuk diberikan kesempatan mengakses danais lewat pengembangan potensi di wilayahnya. Sejumlah program yang sudah berjalan antara lain pengembangan budidaya rumput laut, konservasi tukik penyu, sekolah alam hingga untuk mendukung ekowisata seperti di Kalurahan Tirtoharjo, Kretek, Bantul.
“Kalau kaitan pelaksanaan berdasarkan potensi setiap kalurahan, ada yang dipakai untuk rumput laut, konservasi tukik penyu, sekolah alam, untuk pasar bermacam. Bahkan untuk mendukung wisata di pinggir laut juga ada,” katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.
Kalurahan Tirtohargo pada 2022 ini diberikan BKK Danais sebesar Rp750 juta. Anggaran ini digunakan untuk fasilitasi edukasi budaya maritim untuk satu kelompok. Kemudian dipakai untuk budi daya keramba kepiting mangrove dengan mendirikan sebanyak 500 unit. Anggaran tersebut juga digunakan untuk membangun satu unit kios kuliner hasil laut yang dikelola oleh kelompok. Selain itu melalui danais pula, kalurahan ini dapat mengembangkan wisata kano. Melalui pembukaan wisata kano, kalurahan kemudian memiliki 10 kano diserta helm dan perangkat pengaman lainnya untuk edukasi maritim.
Aris mengatakan program pembukaan destinasi wisata baru di kawasan pesisir dengan dukungan danais ini mulai menggeliat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap program tersebut terus berkembang dan berdampak secara ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Programnya ada yang sudah memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya peningkatan kunjungan wisata di destinasi wisata baru itu sudah mulai terlihat. Ada nelayan yang sebelumnya hanya nelayan sekarang ikut melakukan budi daya dengan bantuan danais tersebut,” katanya.
Aris mengimbau kalurahan lain untuk dapat memanfaatkan program ini, mengingat dari total 34 kalurahan, baru sekitar 12 kalurahan terdiri atas 5 kalurahan di 2021 dan 7 kalurahan di 2022 yang mengajukan program. Ia menegaskan Pemda DIY sangat terbuka melalui berbagai program menyesuaikan potensi setiap kalurahan.
“Bentuk pengajuan bersifat kelompok, selain itu status lahan yang digunakan harus jelas dan mendapatkan izin untuk pengembangan program tersebut,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.
LBB 2026 Jogja diikuti 3.500 pelajar dari SD hingga SMA. Kegiatan ini menanamkan disiplin, keteraturan, dan cinta Tanah Air.
Profil Destry Damayanti, Gubernur BI 2026-2031, mulai pendidikan, karier sebagai ekonom hingga perjalanan di Bank Indonesia.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.