Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Rektor dan pimpinan perguruan tinggi dari beberapa perguruan tinggi negeri serta swasta di DIY mendeklarasikan seruan moral tentang pemilihan umum (pemilu) berkualitas dan demokrasi yang bermartabat di Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (17/9/2022)./Harian Jogja-CRY22
Harianjogja.com, SLEMAN—Rektor dan pimpinan perguruan tinggi dari beberapa perguruan tinggi negeri serta swasta di DIY mendeklarasikan seruan moral tentang pemilihan umum (pemilu) berkualitas dan demokrasi yang bermartabat di Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (17/9/2022).
Rektor UGM Prof. Ova Emilia berkata, “Perguruan tinggi merupakan pelopor untuk membentuk negara, salah satunya mengawal hal-hal yang baik [pemilu berkualitas dan demokrasi yang bermartabat] yang perlu diliterasikan ke publik.”
Prof. Ova Emilia memimpin pembacaan seruan moral. Menurut dia, pemilu adalah mandat reformasi sebagai pintu masuk pergantian dan keberlanjutan kepemimpinan dengan legitimasi moral dan sosial yang tinggi untuk kemaslahatan bangsa.
Seruan moral berisi 10 ajakan kepada seluruh komponen bangsa: masyarakat sipil; civitas akademika; dan media untuk menjadikan pemilu sebagai media pendidikan politik, menciptakan pemilu yang partisipatif dan tidak dimonopoli segelintir elite kelompok oligarki yang mengabaikan kepentingan publik, serta menghindari politik biaya tinggi dan politik uang.
Dalam deklarasi tersebut, rektor dan pimpinan universitas di DIY juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk menghindari politisasi agama, etnis dan ras. Selain itu, mereka mendesak elite politik, penguasa ekonomi, partai politik, dan penyelenggaraan pemilu memberikan keteladanan berintegritas dan bermartabat dalam berdemokrasi. Dalam seruan tersebut, rektor dan pimpinan universitas mendorong seluruh komponen bangsa tidak mudah terpengaruh hasutan, hoaks, dan ujaran kebencian, dan menuntut partai politik dalam menjamin akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Rektor dan pimpinan universitas pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan kritis dalam penyelenggaraan bernegara dan bermasyarakat, dan tidak menggunakan kebebasan demokrasi secara manipulatif. Mereka mengajak seluruh civitas akademika, masyarakat sipil, dan media berperan aktif melakukan edukasi untuk meningkatkan demokrasi dan kemerdekaan.
“Kami percaya perguruan tinggi punya tanggung jawab moral untuk secara moral mendorong kualitas pemilu menjadi lebih baik. Kampanye yang kita bayangkan tidak seperti dulu, Kampanye yang dimaksud adalah menghadirkan dan mengundang politisi ke kampus dengan rule of the game yang dibangung oleh kampus. Berdebat, berdiskusi bukan mobilisasi, untuk bertarung ide, argumen yang jauh lebih berharga dari dari mobilisasi. Harapannya ini sebagai diskursus awal belum ada keputusan [rencana kampanye di kampus] dari perguruan tinggi secara nasional,” kata Wakil Rektor UGM Arie Sujito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.
NTP nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05% dari Juli. Pemerintah juga menekan biaya pupuk dan menjamin harga gabah.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.