Top Ten News Harianjogja.com Edisi Kamis 20 Agustus 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Guru Besar Bidang Hukum UGM Profesor Sudjito (kiri) dalam diskusi terkait budaya hukum di Kantor DPD RI, Selasa (20/9/2022)./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja com, JOGJA—Guru Besar Bidang Hukum UGM, Profesor Sudjito, mengakui berhati-hati dalam memberikan komentar maupun kritik terkait kasus Sambo. Meski demikian, masyarakat tidak boleh diam dan harus memberikan kritik dengan cara yang halus demi perbaikan hukum di Indonesia. Sudjito memperkirakan Ferdy Sambo akan melakukan perlawanan dalam kasus tersebut.
Sudjito menilai kuatnya pengaruh Ferdy Sambo di lingkaran kasus meninggalnya Brigadir J seperti yang diungkap ke publik, membuat tidak banyak orang yang berani mengkritik. Termasuk dirinya sangat hati-hati dalam memberikan komentar. Akan tetapi, bukan berarti publik harus diam, melainkan kritik harus diberikan dengan cara yang halus dan sopan untuk perbaikan hukum ke depan.
"Karena bagaimana pun sudah dikemukakan oleh Pak Mahfud misalnya itu kerajaan, dikemukakan banyak orang itu geng. Itulah yang membuat publik pikir-pikir untuk memberikan pendapat kritis. Termasuk saya juga berhati-hati banget," katanya kepada wartawan di sela-sela diskusi Budaya Penegakan Hukum dan Pengamalan Nilai Pancasila di Gedung DPR RI Jalan Kusumanegara, Jogja, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA: Pemkot Jogja Tambah Tiga Ruang Terbuka Hijau, Mana Saja?
Ia memperkirakan Ferdy Sambo tidak akan menyerah dan terus melakukan perlawanan. Meski pun sudah dipecat dari kepolisian, tetapi masih memiliki anak buah dan kolega yang masuk dalam gerbongnya yang juga harus diwaspadai. Bahkan banyak pihak di luar kepolisian hingga akademisi yang berpihak kepada Sambo.
“Ini kan masih proses hukum, kelihatannya [Ferdy Sambo] tidak akan menyerah, dugaan saya begitu, akan melawan terus. Masih ada anak buah atau siapa pun yang masuk di geng itu,” ucapnya.
Anggota DPD RI, Cholid Mahmud, menyatakan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi contoh, namun justru mempertontonkan pelanggaran hukum hingga menghalangi upaya penegakan hukum seperti dalam kasus Ferdy Sambo.
Mafia hukum, kata dia, di lingkungan aparat penegak hukum malah merajalela. Bahkan akhir-akhir ini, justru terjadi di lingkungan kepolisian atas terbongkarnya proses rekayasa kasus, penghalangan penyidikan, penghilangan barang bukti dan kejahatan lainnya.
“Tidak tanggung-tanggung hal ini dilakukan justru oleh aparat penegak hukum di Jajaran Divisi Propam yang dikenal sebagai polisinya Polisi. Kasus ini adalah bukti nyata keterpurukan budaya penegakkan hukum yang sangat memprihatinkan segenap elemen bangsa kita,” ujarnya.
BACA JUGA: SAPDA DIY Minta Pelaku Pencabulan Anak Difabel Dihukum Berat
Setiap warga negara berhak dan berkewajiban memiliki andil yang sama dalam membangun budaya hukum. Oleh karena itu, setiap warga negara, apalagi aparat penegak hukum harus memiliki kesadaran internal dalam dirinya untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sebagai pondasi karakter dalam setiap tindakan dan di semua aspek kehidupan.
“Oleh karena itu, proses pembangunan budaya penegakkan hukum nasional kita perlu didahului dengan proses pembinaan karakter bangsa secara bertahab dan berkelanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia dalam lima rute. Simak jam operasional dan tarif Rp80.000.
Peningkatan pengetahuan melalui kebiasaan membaca buku dinilai menjadi bagian penting dalam pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia lima perjalanan. Cek jadwal keberangkatan dari kedua stasiun.
BNI membuka exclusive presale konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta. Nasabah bisa mendapat diskon tiket hingga 20% dan cicilan 12 bulan.
Jadwal Kereta Bandara YIA Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.