Advertisement

Panen Raya di Lahan Perusahaan Swasta, Kelompok Tani di Blunyahrejo Akan Difasilitasi Pemkot

Triyo Handoko
Rabu, 28 September 2022 - 21:27 WIB
Arief Junianto
Panen Raya di Lahan Perusahaan Swasta, Kelompok Tani di Blunyahrejo Akan Difasilitasi Pemkot Pejabat Wali Kota Sumadi memberikan sambutan pada panen raya yang dilakukan warga Kelurahan Blunyahrejo, Kemantren Tegalrejo, Rabu (28/9/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Kelompok Tani Rejo Utomo melangsungkan panen raya, Rabu (28/9/2022). Panen raya tersebut dihadiri Pejabat Wali Kota Jogja, Sumadi yang turut mengapresiasi kelompok tani di Kelurahan Blunyahrejo, Kemantren Tegalrejo tersebut.

Sumadi menilai usaha pertanian yang dilakukan kelompok tani tersebut merupakan kreatifitas dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Meskipun lahannya terbatas, mereka dapat menyulap lahan nganggur milik swasta untuk diberdayakan,” ucapnya, Rabu.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Berkat inovasi dan usaha tersebut, kelompok tani di Blunyahrejo tersebut akan difasilitasi Pemkot Jogja. “Nanti dibantu benih tanamannya, juga mengurus perjanjian penggunaan lahannya supaya ada hitam diatas putihnya,” kata Sumadi.

BACA JUGA: Belum Dipekerjakan Kembali, Karyawan Malioboro Mall Masih Menganggur

Ketersediaan lahan untuk pertanian di Jogja, jelas Sumadi, sangat terbatas. “Kami juga sedang menginventarisasi tanah milik Pemkot Jogja yang menganggur juga untuk bisa ditanami, tetapi keterbatasan ini harus diakali dengan inovasi,” ujarnya. 

Pengurus Kelompok Tani Rejo Utomo, Widiaryatmoko menyebut upaya memberdayakan lahan kosong tersebut sudah dimulai sejak 2018. “Tetapi pandemi kemarin vakum, lalu tahun ini dimulai lagi dan ini panen pertama setelah vakum,” ucap dia. 

Aneka tanaman pangan yang dipanen dalam kesempatan tersebut antara lain cabai, tomat, sereh, hingga rosela. “Khusus untuk rosela jadi komoditas unggulan kami karena bisa dikelola jadi berbagai jenis makanan dan minuman,” ujarnya. 

Widi menjelaskan selain mengelola pertanian, kelompok taninya juga mengurus perikanan di lahan kosong tersebut. “Kami ada 25 kolam ikan yang dikelola di lahan ini,” ucapnya.

Advertisement

Dari dua hektare lahan yang kosong, lanjut Widi, kelompok taninya mengelola satu hektar. “Kami kelola bersama secara partisipatif dan terbuka jadi siapa saja warga bisa ambil bagian,” katanya.

Lahan tersebut dikelola oleh warga di dua RW, yaitu RW 04 dan 05. “Diharapkan lahan ini bisa terus dikelola karena sudah terbukti menambah pemasukan ekonomi kami juga,” ucap dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Satu Keluarga Tewas di Magelang, Ditemukan di Kamar Mandi

News
| Senin, 28 November 2022, 19:57 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement