Advertisement

Vakum 2 Tahun, Festival Keroncong kembali Digelar di Gunungkidul

David Kurniawan
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 04:47 WIB
Arief Junianto
Vakum 2 Tahun, Festival Keroncong kembali Digelar di Gunungkidul Ilustrasi. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, Gunungkidul — Sempat terhenti selama dua tahun karena pandemi Corona, festival keroncong bertajuk Handayani Night Festival kembali digelar di Gunungkidul pada Sabtu (1/19/2022). 

Penanggung Jawab Gugur Gunung Project, Tinus Sulistyo mengatakan, Handayani Night Festival kali pertama digelar pada 2019. Saat itu, para pencinta musik keroncong merasa resah karena tidak ada akses dan event bagi mereka untuk tampil di depan publik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Oleh karena itu, dicetuskanlah ide menggelar acara festival musik keroncong karena di Gunungkidul banyak memiliki grup musik bergenre tersebut. “Dapat diselenggarakan dengan baik. Waktu itu diselenggarakan di jalan, tetapi tahun ini akan menggunakan tempat di taman kota,” kata Tinus kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Setelah sukses penyelenggaraan Handayani Night Festival pertama, dia mengakui akan menyelenggarakan lagi. Akant tetapi lantaran pandemi pada 2020, maka kegiatan tidak dapat diselenggarakan karena alasan kesehatan. “Akhirnya bisa terselenggara lagi di tahun ini setelah vakum dua tahun karena pandemi,” katanya.

BACA JUGA: Biar Tak Salah Sasaran Tilang Keliling, Masyarakat Diminta Blokir Kendaraan yang Dijual

Dia berharap pelaksanaan Handayani Night Festival kedua dapat berjalan dengan lancar. Rencananya juga hadir sejumlah bintang tamu mulai seperti Endah Laras, Bagus Mazapusa, Livy Laurens. “Nanti juga ada inovasi dari disjoki dari Inggris yang akan membawakan lagu kerooncong dalam versi disjoki,” katanya.

Senada, Ketua Panitia Handayani Night Festival 2022, Guntur Susilo menjelaskan, nantinya ada 10 grup keroncong yang akan tampil. Selain itu, ada juga gelaran Batik Street Fashion Show, tari kolaborasi, kuliner tradisional hingga workshop. “Ada sekitar 300 seniman yang berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini,” kata Guntur.

Dia menjelaskan, rencananya ada dua panggung yang didirikan untuk acara. Satu panggung untuk fashion show, sedangkan satu panggung lainnya dipergunakan acara live mural. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar. selain itu, kami juga memastikan penyelenggaraan akan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya. 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 7 Km

News
| Minggu, 04 Desember 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement