63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Ilustrasi./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, Gunungkidul — Sempat terhenti selama dua tahun karena pandemi Corona, festival keroncong bertajuk Handayani Night Festival kembali digelar di Gunungkidul pada Sabtu (1/19/2022).
Penanggung Jawab Gugur Gunung Project, Tinus Sulistyo mengatakan, Handayani Night Festival kali pertama digelar pada 2019. Saat itu, para pencinta musik keroncong merasa resah karena tidak ada akses dan event bagi mereka untuk tampil di depan publik.
Oleh karena itu, dicetuskanlah ide menggelar acara festival musik keroncong karena di Gunungkidul banyak memiliki grup musik bergenre tersebut. “Dapat diselenggarakan dengan baik. Waktu itu diselenggarakan di jalan, tetapi tahun ini akan menggunakan tempat di taman kota,” kata Tinus kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).
Setelah sukses penyelenggaraan Handayani Night Festival pertama, dia mengakui akan menyelenggarakan lagi. Akant tetapi lantaran pandemi pada 2020, maka kegiatan tidak dapat diselenggarakan karena alasan kesehatan. “Akhirnya bisa terselenggara lagi di tahun ini setelah vakum dua tahun karena pandemi,” katanya.
BACA JUGA: Biar Tak Salah Sasaran Tilang Keliling, Masyarakat Diminta Blokir Kendaraan yang Dijual
Dia berharap pelaksanaan Handayani Night Festival kedua dapat berjalan dengan lancar. Rencananya juga hadir sejumlah bintang tamu mulai seperti Endah Laras, Bagus Mazapusa, Livy Laurens. “Nanti juga ada inovasi dari disjoki dari Inggris yang akan membawakan lagu kerooncong dalam versi disjoki,” katanya.
Senada, Ketua Panitia Handayani Night Festival 2022, Guntur Susilo menjelaskan, nantinya ada 10 grup keroncong yang akan tampil. Selain itu, ada juga gelaran Batik Street Fashion Show, tari kolaborasi, kuliner tradisional hingga workshop. “Ada sekitar 300 seniman yang berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini,” kata Guntur.
Dia menjelaskan, rencananya ada dua panggung yang didirikan untuk acara. Satu panggung untuk fashion show, sedangkan satu panggung lainnya dipergunakan acara live mural. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar. selain itu, kami juga memastikan penyelenggaraan akan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.