Advertisement

Musim Hujan, DPUPKP Bantul Disibukkan dengan Sampah di Bendung Kali

CRA22
Kamis, 06 Oktober 2022 - 19:37 WIB
Arief Junianto
Musim Hujan, DPUPKP Bantul Disibukkan dengan Sampah di Bendung Kali Ilustrasi. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul berfokus membersihkan bendung yang tersebar di 100 daerah irigasi di Kabupaten Bantul. Pembersihan bendung tersebut merupakan salah satu upaya mitigasi bencana banjir.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kabupaten Bantul, Wartini, mengatakan bahwa fokus penanganan sampah khusus di daerah bendung bukan di keseluruhan badan sungai.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Kalau di bendung kami temukan sampah yang menghambat aliran air sehingga meluber ke jalanan, itu kami tangani,” kata Wartini ditemui di kantornya pada Kamis, (6/10/2022).

Dalam proses pembersihan sungai dari sampah, Wartini mengerahkan dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dimiliki DPUPKP yaitu UPT Bedog Winongo dan UPT Opak Oya.

BACA JUGA: Polisi Ajak Anak Pesisir Pantai di Bantul Bersih-bersih dan Melepas Tukik

Wartini mengaku dampak paling bahaya dari sampah adalah yang berada di bendung gerak. “Misalnya di Sungai Winongo itu ada Bendung Klegen. Seandainya kami tidak waspada begitu ada info hujan dari daerah atas [Utara]. Banyak sampah sudah terbawa sampai situ,” katanya.

Saat hujan deras, dia mengaku kewalahan dalam membersihkan sampah akibat sampah tersebut merupakan kiriman dari hulu. Belum lagi ditambah dengan derasnya aliran air dan peningkatan debit air yang membuat penanganan tidak dapat segera dilakukan. "Luberan air sering terjadi di Bendung Merdiko dan Timbulsari," ucap dia

Selain bendung tetap, imbuh dia, ada bendung gerak seperti di Bendung Klegen, Jalan Parangtritis yang kerap luber akibat sampah. “[Bendung Klegen] itu yang jadi konsentrasi kami khusus untuk bendung gerak,” katanya.

Advertisement

Wartini juga mengatakan bahwa Sungai Winongo yang membelah Jogja bagian barat mulai dari Kabupaten Sleman, Kota Jogja, dan Kabupaten Bantul mempunyai bendungan sebanyak 13 unit. Hulu dari sungai ini jadi salah satu penyumbang sampah di Kabupaten Bantul.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca, Hari Ini: Siang Ini, Kota dan Sleman Dilanda Hujan Petir

News
| Kamis, 08 Desember 2022, 08:57 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement