RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Pembangunan Tol Jogja Solo./Istimewa-PT Jogjasolo Marga Makmur
Harianjogja.com, BANTUL—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran pembebasan lahan Tol Jogja Solo Seksi 3 atau Tol Jogja Yogyakarta Internatipnal Airport (YIA) senilai Rp,3,8 triliun
“Rp3,8 triliun untuk pembebasan lahan pada 2023 yang hanya untuk Tol Jogja Solo Seksi 3, dari Tirtoadi [Sleman] ke YIA,” kata Dian Hardiyansyah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-YIA, Kementerian PUPR dalam acara Sosialisasi Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi Jogja-Kulonprogo di DIY, di Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Jumat (14/10/2022).
Dian mengatakan Tol Jogja YIA sebagian dibangun melayang atau elevated, terutama di Ring Road Barat. Sementara exit toll terdapat empat, yakni di Gamping, Sentolo, Wates, dan Bandara. Selain itu juga ada rest area di Gamping. Namun desain rest area yang akan dibangun berbeda dengan rest area yang selama ini ada di jalur tol.
Rest area tersebut akan berada di luar jalur tol yang dapat diakses oleh masyarakat umum selain pengguna tol. “Paling beda Gamping ada rest area di luar tol yang dikhususkan untuk membangun UMKM sesuai dengan pesan Ngarso Dalem [Sri Sultan HB X],” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno mengatakan trase Tol Jogja-YIA memiliki panjang kurang lebih 38,75 kilometer yang terbagi di tiga kabupaten yakni Sleman, Bantul dan Kulonprogo. Adapun seksi tiga ini dimulai dari Tirtoadi Sleman dan berakhir di YIA.
Trase tol ini membutuhkan luas tanah sekitar 5 juta meter persegi dengan perkiraan bidang yang dibutuhkan ada 6.173 bidang, “Khusus untuk Kabupaten Bantul, kapanewon yang terdampak tol ada di Sedayu yakni di Kalurahan Argomulyo dengan luas 272.044 meter persegi dengan jumlah bidangnya 491, dan Kalurahan Argosari seluas 114.537 meter persegi dari 663 bidang,” katanya.
Setelah sosialisasi dengan Bupati Bantul, Pemda DIY segera menyosialisasikan proyek Tol Jogja Solo ke masyarakat yang terdampak tol. Rencananya sosialisasi dilakukan pada Oktober dan November mendatang.
Setelah sosialisasi akan diteruskan dengan tahapan konsultasi publik. Dalam tahapan tersebut pihaknya sudah memiliki daftar sementara warga yang terdampak. Daftar itu akan dicocokan dengan peta bidang yang ada. Output dari proses itu adalah kesepakatan warga yang harapannya semua setuju lahannya dipakai untuk pembangunan jalan tol. Dengan demikian, dapat mempercepat proses izin penetapan lokasi (IPL) oleh Gubernur.
BACA JUGA: Dua Kalurahan di Seksi 1 Proyek Tol Jogja-Solo Akan Dibebaskan
Ia berharap IPL akan keluar tahun ini. “Rencanya IPL di 2022. Kami berharap di 2022 sudah selesai untuk mempercepat tahapan pengadaan tanah di 2023,” ujarnya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap proses pembangunan Tol Jogja YIA yang melewati Bantul bisa berjalan lancar. Ia meminta pemerintah kalurahan turut terlibat dalam proses pembebasan lahan dalam memperlancar dan mendukung tersedianya lahan untuk pembangunan jalan tol sebagai bagian dari kepentingan nasional.
“Pembangunan jalan tol saat ini sudah merupakan keniscayaan yang harus kita sadari bersama mengingat keberadaan jalan tol ini akan melayani tidak hanya pergerakan manusia, tapi barang dan jasa khususnya di wilayah Jawa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.