WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN–Seorang remaja berinisial M, 15, warga Kapanewon Godean, nekat mencuri satu unit sepeda motor beberapa waktu lalu. Polisi berhasil menangkap pelaku di persembunyiannya, di wilayah Bantul.
Kanit Reskrim Polsek Godean, AKP Budi Karyanto, menjelaskan kejadian ini berlangsung pada 23 September lalu sekira pukul 06.00 WIB. Korban pencurian yakni Atik, 41, warga Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Godean, Sleman.
Motor tersebut berada di dalam area rumah korban. Namun kebetulan pelaku berhasil menemukan kunci motor di sekitar motor tersebut. "Setelah ketemu motor langsung dibawa lari," ujarnya, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Ferdy Sambo Didakwa Merencanakan Pembunuhan Brigadir J
Sementara korban baru menyadari motornya dicuri ketika hendak menggunakannya. Saat mengecek, ternyata motornya sudah tidak ada. Korban pun lalu melaporkan kejadian ini kepada petugas Polsek Godean.
Setelah proses olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi mendapatkan informasi pelaku bersembunyi di wilayah Sedayu, Bantul, yang kemudian berhasil ditangkap. Petugas pun membawa pelaku beserta barang bukti ke Polsek Godean.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.