Advertisement

DIY Targetkan Penambahan 86.200 Pelaku Usaha Baru

Sunartono
Senin, 17 Oktober 2022 - 11:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
DIY Targetkan Penambahan 86.200 Pelaku Usaha Baru Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Sri Nurkyatsiwi (kanan) saat memberikan arahan kepada pelaku start up, Senin (16/10/2022). - Harian Jogja/Sunartono.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--DIY menargetkan penambahan sebanyak 86.240 pelaku usaha baru untuk meningkatkan angka rasio kewirausahaan. Sejalan dengan itu Pemda DIY menggandeng sejumlah kampus dan Pemerintah Pusat untuk memberikan pendampingan inkubasi bisnis kepada para start up atau pelaku usaha baru.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Sri Nurkyatsiwi mengatakan pada 2022 ini angka rasio kewirausahaan DIY berada di 3,37%. Angka ini sebenarnya sudah termasuk tertinggi untuk di wilayah Jawa. Akan tetapi ke depan perlu ditingkatkan lagi pada angka 3,85% sejalan dengan target pemerintah pusat untuk meningkatkan angka rasio kewirausahaan di 4% pada 2024.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Capaian ini akan ditingkatkan dengan target 3,85 persen. Jika asumsi angkatan kerja 2,24 juta orang di 2022, maka untuk mencapainya, maka harus meningkatkan atau menambah 86.240 pelaku usaha," katanya dalam diskusi Proyeksi dan Strategi Pengembangan Bisnis bagi start up di Jogja, Senin (16/10/2022).

Siswi mengatakan saat ini sebenarnya sudah ada 350.000 pelaku usaha atau UMKM yang gabung di program Sibakul. Akan tetapi untuk bisa masuk ke dalam bagian dari 86.340 pelaku usaha yang ditargetkan tentunya ada sejumlah parameter sehingga tidak semua dapat diambilkan semuanya dari pelaku usaha yang bergabung di Sibakul. Mengingat sebanyak 64% pelaku usaha yang bergabung di Sibakul memiliki usia usaha di bawah empat tahun.

Baca juga: Awal Pekan Datang Lagi, Cek Prakiraan Cuaca DIY!

"Kami harus bersinergi dengan perguruan tinggi salah satunya dengan Ibisma UII, untuk mencapai target. Terkait peningkatan pelaku usaha ini tertuang dokumen RPJMD 2022-2027, ini akan jadi program kami," katanya.

Deputi Direktur Ibisma UII Bagus Panuntun menyatakan kesiapannya dalam membantu Pemda DIY dalam upaya meningkatkan jumlah pelaku usaha. Saat ini program yang sudah berjalan adalah pemberian pendampingan atau inkubasi bisnis bagi pelaku usaha baru, start up yang difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Ia siap mendampingi dalam pengembangan inovasi bisnis pelaku start up di DIY hingga memasarkannya.

"Setelah program start up bisa berdiri sendiri, masuk ke market menjadi jejaring bisnis saling mendukung. Sebagian besar start up UMKM aspek keuangan produk development, akses bisnis menjadi tantangan. Sehingga pertemuan berikutnya ada demo day sesuai dengan program fasilitasi ini," katanya.

Advertisement

Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi Inkubasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Christina Agustin meminta kepada para pelaku start up di DIY agar mengedepan inovasi teknologi dalam menghasilkan produk. Usai pendampingan puluhan start up tersebut akan terus diberikan pendampingan secara berkelanjutan dengan harapan mereka dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk membuka usaha.

"Apapun produknya, keripik sekalipun harus dengan inovasi teknologi, karena ini menjadi kunci pengembangan bisnis," ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dubes AS Kritik KUHP Soal Zina: Bisa Pengaruhi Hubungan RI-AS

News
| Kamis, 08 Desember 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement