Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Widiyono, salah seorang nelayan di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Saptosari saat memeriksa jaring yang digunakan menangkap ikan di laut, Selasa (2/8/2022) / Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Antusias warga Gunungkidul untuk makan ikan dinilai masih rendah. Hal ini terlihat dari tingkat konsumsi yang masih di bawah rata-rata nasional.
Data dari Dinas Kelauatan dan Perikanan Gunungkidul di 2021, angka konsumsi ikan secara nasional sebesar 55,37 kilogram per kapita. Adapun capaian di Gunungkidul baru di kisaran 27,5 kilogram.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, ikan memiliki tingkat gizi yang baik sehingga dapat membantu untuk mencegah stunting dan mencerdaskan anak. Meski demikian, ia mengakui tingkat konsumsi warga Gunungkidul masih tergolong rendah.
“Kita masih dibawah rata-rata nasional karena posisinya baru 27,5 kilogram per kapita. Sedangkan di seluruh Indonesia sudah mencapai 55,37 kilogram per kapita,” kata Krisna kepada wartawan, Rabu (2/10/2022).
Baca juga: Keren! Film Produksi Disbud Kota Jogja Ini Tayang di Ajang Ubud Writers & Readers Festival
Dia menjelaskan, Pemerintah Pusat di tahun ini menargetkan angka konsumsi ikan meningkat dari 55,37 kilogram menjadi 59,53 kilogram per kapita. Untuk Gunungkidul, Krisna tidak mematok target khusus karena hanya ingin mendekati target secara nasional.
“Makanya gerakan gemar makan ikan akan terus digalakkan. Kemarin [Selasa 1/11/2022] diselenggarakan di SD Nanas di Kapanewon Purwosari,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan ini.
Dia menambahkan, kampanye gemar makan ikan tidak hanya menyasar ke sekolah-sekolah. Pasalnya, program yang sama juga dilakukan ke posyandu hingga para lansia,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi. Menurut dia, kampanye gemar makan ikan terus digalakkan.
Adapun kampanye digelar sejumlah sekolah. Selain itu juga ada sosialisasi pengelolaan perikanan darat ke empat SMA/SMK di Gunungkidul.
“Kami juga akan menebar benih ikan di 20 telaga di Gunungkidul. Harapannya dengan tingkat populasi meningkat, maka hasilnya bisa bermanfaat untuk memenuhi konsumsi warga sekitar,” katanya.
Dia menjelaskan, hasil tangkapan ikan, baik laut maupun darat terus meningkat setiap tahunnya. Sebagai gambaran di 2020, jumlah tangkapan mencapai 3.546,8 ton.
Hasil Tangkapan Naik
Adapun di 2021 naik menjadi 3.984,1 ton dalam setahun. Hasil tangkapan perikanan laut tersebar di beberapa kapanewon seperti Girisubo, Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari dan Saptosari. Sedangkan perikanan darat berada di Kapanewon Paliyan, Panggang, Semin, Patuk dan lain sebagainya.
“Untuk saat ini Kapanewon Girisubo penyumbang hasil tangkapan terbesar. Hal itu tak lepas adanya Pelabuhan Sadeng di kawasan tersebut,” kata Wahid
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, potensi ikan di Gunungkidul sangat besar. Hal ini tak lepas dari keberadaan garis pantai yang panjangnya mencapai 78 kilometer.
“Potensinya tidak hanya di laut, tapi juga di darat karena Gunungkidul merupakan wilayah terluas di DIY,” katanya.
Sunaryanta berharap potensi ini dapat dikelola dengan baik. Selain upaya meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan, juga dioptimalkan untuk peningkatakan kecerdasan masyarakat, khususnya anak-anak.
“Ikan memiliki kandungan gizi yang baik. Jadi, kampanye gemar makan ikan harus terus digiatkan untuk mencetak generasi muda berprestasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 21 September 2026 lengkap dari Palur, Solo Jebres, Klaten, Lempuyangan hingga Stasiun Jogja/Tugu.
Pelaku otomotif nasional dan mitra Jepang menyampaikan masukan soal perizinan, pembiayaan IKM, TKDN hingga kepastian investasi.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Persib Bandung comeback dan menang 2-1 atas Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League 2026/27 lewat gol Thom Haye dan Uilliam Barros.
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.