Advertisement
Warga Srumbung Magelang Gelar Aksi Lanjutan Tolak Penambangan Pasir

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Sekitar 100 warga Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah menggelar aksi lanjutan menolak penambangan pasir yang merusak alam di wilayah Ngori, terutama yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Kepala Balai TNGM, Karyadi mengatakan warga melakukan aksi ini pada Jumat (11/11/2022). Dimulai dari Balai Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang, dilanjutkan dengan pengecekan ke wilayah Ngori.
Advertisement
Selain warga, aksi ini juga dihadiri oleh Plt Kepala SPTN Wilayah I Magelang - Sleman beserta tim, Camat Srumbung beserta tim, anggota Polsek Srumbung, Magelang, dan anggota Koramil Srumbung, Magelang.
"Pada, Jumat 11 November 2022 terdapat aksi lanjutan dari warga Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, mengenai penolakan kegiatan penambangan pasir ilegal di wilayah Ngori, terutama yang berada di dalam kawasan TNGM," ucapnya dalam keterangan resminya, Sabtu (12/11/2022).
Baca juga: Surya Paloh Masih Tunggu Dukungan Jokowi untuk Anies di Pilpres 2024
Aksi dimulai dengan pertemuan warga di Balai Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang. Dihadiri oleh Perangkat Desa, BPD, Kadus, Perwakilan RT dan perwakilan tokoh masyarakat.
"Pada pertemuan tersebut, warga menyampaikan kembali aspirasi yang sudah disampaikan di kantor balai TNGM hari Senin, 7 November 2022 lalu."
Atas pertimbangan dan saran dari Camat Srumbung akhirnya disepakati untuk melakukan pengecekan lokasi. Sekitar 30-an orang mewakili warga lain untuk mengecek lokasi tambang.
"Dijumpai bekas aktivitas penambangan pasir ilegal di dalam kawasan TNGM. Terdapat alat berat yang berada di luar kawasan TNGM sebanyak 19 unit," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Kesaksian Warga Saat Melihat Rumah Menkeu Sri Mulyani Dijarah Massa
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Pemangkasan Danais 2026, DPRD DIY Ingatkan Risiko Kontraksi APBD
- Sanden Fair 2025 Angkat UMKM dan Budaya Sebagai Gerbang Selatan DIY
- Termasuk Gunungkidul, Indonesia Kekurangan Mediator Hubungan Industrial
- Ombudsman Akan Lakukan Kajian Mendalam Pelaksanaan MBG di DIY
- Kasus Pelecehan Guru PPPK di SMP Sedayu, Pemkab Bantul Ambil Langkah Tegas
Advertisement
Advertisement