Advertisement

Warga Srumbung Magelang Gelar Aksi Lanjutan Tolak Penambangan Pasir

Anisatul Umah
Minggu, 13 November 2022 - 05:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Warga Srumbung Magelang Gelar Aksi Lanjutan Tolak Penambangan Pasir Aksi warga Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (11/11 - 2022). Dok. Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Sekitar 100 warga Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah menggelar aksi lanjutan menolak penambangan pasir yang merusak alam di wilayah Ngori, terutama yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

Kepala Balai TNGM, Karyadi mengatakan warga melakukan aksi ini pada Jumat (11/11/2022). Dimulai dari Balai Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang, dilanjutkan dengan pengecekan ke wilayah Ngori.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Selain warga, aksi ini juga dihadiri oleh Plt Kepala SPTN Wilayah I Magelang - Sleman beserta tim, Camat Srumbung beserta tim, anggota Polsek Srumbung, Magelang, dan anggota Koramil Srumbung, Magelang.

"Pada, Jumat 11 November 2022 terdapat aksi lanjutan dari warga Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, mengenai penolakan kegiatan penambangan pasir ilegal di wilayah Ngori, terutama yang berada di dalam kawasan TNGM," ucapnya dalam keterangan resminya, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga: Surya Paloh Masih Tunggu Dukungan Jokowi untuk Anies di Pilpres 2024

Aksi dimulai dengan pertemuan warga di Balai Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Magelang. Dihadiri oleh Perangkat Desa, BPD, Kadus, Perwakilan RT dan perwakilan tokoh masyarakat.

"Pada pertemuan tersebut, warga menyampaikan kembali aspirasi yang sudah disampaikan di kantor balai TNGM hari Senin, 7 November 2022 lalu."

Atas pertimbangan dan saran dari Camat Srumbung akhirnya disepakati untuk melakukan pengecekan lokasi. Sekitar 30-an orang mewakili warga lain untuk mengecek lokasi tambang.

Advertisement

"Dijumpai bekas aktivitas penambangan pasir ilegal di dalam kawasan TNGM. Terdapat alat berat yang berada di luar kawasan TNGM sebanyak 19 unit," ucapnya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petani Lereng Merapi Tanam Alpukat Jumbo, Harganya Sampai Rp40.000

News
| Sabtu, 10 Desember 2022, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Liburan di DIY saat Akhir Tahun? Fam Trip di Lokasi-Lokasi Ini Layak Dicoba

Wisata
| Jum'at, 09 Desember 2022, 16:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement