Advertisement

Sudah Dua Bulan, Konflik LDII dan Warga Balong Masih Buntu

Anisatul Umah
Sabtu, 19 November 2022 - 15:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Sudah Dua Bulan, Konflik LDII dan Warga Balong Masih Buntu Ilustrasi puluhan warga Balong Bimomartani Ngemplak mendatangi bangunan yang selama ini digunakan untuk kegiatan LDII. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Konflik antara warga Tegal Balong, Bimomartani, Ngemplak, Sleman dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sejak pertengahan September 2022 lalu sampai saat ini belum ada titik temu alias buntu. Kepala Kantor Kemenag Sleman Sidik Pramono saat ini masih menunggu hasil dari tim yang ditugasi.

"Tim mengkaji dan menganalisis sebagai tindak lanjut dari beberapa pertemuan terakhir. Iya [sampai saat ini belum ada keputusan]," ucapnya Sabtu (19/11/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pengurus LDII Bimomartani, Suraji mengatakan sampai saat ini kegiatan ibadah belum dimulai termasuk kegiatan pembangunan masjid. Seandainya dimulai kegiatan, kata Suraji, sebenarnya tidak masalah karena tidak ada larangan di dalam perjanjian.

"Tetapi untuk memulainya menunggu waktu yang tepat," ungkapnya.

Baca juga: Ibu dan Anak Tertimbun Longsor di Blembem Gunungkidul

Sementara itu, warga kompleks Tegal Balong, Sumijo menyampaikan terkait pembangunan masjid yang sudah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) warga kompleks masih menunggu perintah melanjutkan pembangunan dari pemerintah kabupaten (Pemkab).

"Hingga saat ini aktivitas warga khususnya kegiatan TPA anak-anak juga masih berhenti," paparnya.

Intinya, kata Sumijo, warga kompleks Tegal Balong memegang teguh dan patuh terhadap kesepakatan yang sifatnya sementara.
"Adapun kami warga kompleks terus menjalin hubungan harmonis dalam bermasyarakat khususnya kegiatan kegiatan umum yang ada di RT 01 Tegal Balong," kata dia. 

Sebelumnya, puluhan warga Balong Bimomartani Ngemplak mendatangi bangunan yang selama ini digunakan untuk kegiatan LDII, Minggu (11/9/2022). Mereka menolak aktivitas LDII di wilayah tersebut. 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Cek Sederet Situs Live Streaming Gratis untuk Nonton Piala Dunia 2022

News
| Sabtu, 26 November 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement