Digitalisasi Bantu Ibu Kembangkan Usaha dari Rumah
DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong ibu rumah tangga mengembangkan UMKM melalui pemasaran digital, media sosial, lokapasar, dan pembayaran digital.
Pembuatan mesin pengering gabah di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Mesin pengering gabah yang menggunakan metode siklus kompresi uap buatan Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma, Iswanjono, diyakini bisa membantu terjaganya ketahanan pangan di Kalurahan Sriharjo, Imogiri.
Iswanjono menuturkan mesin buatannya dapat mengurangi ketergantungan terhadap cuaca, lahan, dan gangguan hewan ternak karena dilakukan di dalam ruangan yang tertutup.
Mesin pengering gabah ini dibuat dalam ruangan ukuran 3 x 5 meter persegi dengan sumber energi listrik 800 watt. Mesin pengering mampu mengeringkan gabah kurang lebih selama 18 jam sampai diperoleh gabah dengan tingkat kadar air siap giling, yaitu 13%-14%.
“Kadar air yang masih tinggi akan menyebabkan hasil penggilingan gabah tidak sempurna, masih banyak mengandung gabah. Jika kadar air terlalu rendah, maka hasil menggilingkan menjadikan beras banyak yang rusak atau patah,” ujarnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (20/11/2022).
BACA JUGA: Usulkan UMK 2023 Naik sampai 15%, Buruh Bantul: Buruh Sulit Beli Rumah
Mesin pengering metode siklus kompresi uap ini mempunyai prinsip mengeringan dengan mengurangi kelembaban udara yang berada dalam ruangan. Udara panas dan kering dengan suhu sekitar 35 derajat Celcius dialirkan dari kompresor ke rak-rak lokasi gabah ditaruh.
Pemilik rumah lokasi mesing pengering gabah diinstalasi, Subrata, mengaku mesin pengering ini sangat membantu kelompok tani dalam mengeringkan gabah, apalagi saat ini mulai musim hujan.
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah, berharap mesin ini dapat dikembangkan ke kelompok tani lain di Sriharjo sehingga dapat mendukung ketahanan pangan khususnya dalam mengurangi kerusakan hasil panen.
Dalam membuat mesin pengering gabah, Iswanjono gabung dalam tim bersama PK. Purwadi, Damar Widjaya, Th. Prima Ari dan Tjendro serta dibantu para mahasiswa. Tim itu telah mengawali pembuatan mesin pengering ini sejak Juni lalu dan selesai pada September. “Penerapan mesin pengering metode siklus kompresi uap ini telah berhasil diterapkan pada pengeringan kayu, blok pupuk, emping jagung, briket, jamur, dan lain-lain,” ujar Iswanjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong ibu rumah tangga mengembangkan UMKM melalui pemasaran digital, media sosial, lokapasar, dan pembayaran digital.
Kemlu mengimbau WNI di Prancis dan Italia menghindari demonstrasi, memantau informasi resmi, dan menyimpan nomor hotline KBRI.
Kylie Jenner debut di Victoria’s Secret Fashion Show 2026 dengan Fantasy Bra senilai US$50 juta atau sekitar Rp902 miliar.
Komitmen tersebut diwujudkan secara resmi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Simak 7 tips merawat baterai motor listrik, mulai dari pengisian daya, penggunaan charger, penyimpanan, hingga mengenali tanda kerusakan.
Kiandra Ramadhipa finis kelima Moto3 Junior 2026 dengan 139 poin. Hasil ini belum membawanya memenuhi syarat jalur junior menuju Moto3 2027.