Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Tanah merekah di Dusun Sambeng 4 di Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul, yang dipasangi garis polisi agar warga tidak memasuki area tersebut, Senin (21/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rekahan tanah sepanjang 100 meter ditemukan di Dusun Sambeng 4, Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul. Garis polisi sudah dipasang di sekitar lokasi agar warga tidak memasuki area tersebut.
Salah seorang warga Sambeng 4 Yanto mengatakan tidak ada yang tahu persis kapan rekahan tanah tersebut muncul. Warga tahu saat akan melintas ke ladang.
Retakan tanah diduga muncul lantaran tidak hujan deras pada Jumat (18/11/2022). “Tahu-tahu di bawah muncul dan rekahannya mencapai 100 meter dengan lebar sekitar 30 sentimeter. Kedalamannya ada yang mencapai dua meter,” katanya kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Menurut dia, potensi retakan sangat mungkin melebar karena hujan turun hampir sepanjang hari. Selain itu, lokasi retakan juga berada di pinggir tebing yang berbatasan dengan sungai. Aliran Kali Banyunibo berada sekitar empat meter di bawah tanah yang merekah.
“Memang di bawah tanah yang merekah ada aliran sungainya,” kata Yanto.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Lurah Sambirejo, Pariyati. Menurut dia, tanah merekah di Sambeng 4 sudah dilaporkan ke BPBD Gunungkidul. “Tadi personel dari TNI dan kepolisian mendatangi lokasi,” katanya.
Dia memastikan peristiwa terebut tidak sampai membahayakan warga. Pasalnya, lokasi jauh dari permukiman dan hanya untuk aktivitas pertanian.
“Memang lokasinya jauh dari rumah warga,” katanya.
Meski demikian, Pariyati menuturkan antisipasi tetap dilakukan. Salah satunya, di sekitar lokasi di pasang garis polisi dengan harapan warga tidak memasuki ke kawasan sekitar.
“Tadi sudah dipasang dan saya mengimbau warga tidak memasuki area berhahaya tersebut,” katanya.
Kepala BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan tanah merekah di Kalurahan Sambirejo, Ngawen. Jawatannya sudah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi tersebut.
“Ada upaya asesmen sebagai langkah untuk penanganan terkait dengan potensi bahaya di kawasan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.