Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Tanah merekah di Dusun Sambeng 4 di Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul, yang dipasangi garis polisi agar warga tidak memasuki area tersebut, Senin (21/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rekahan tanah sepanjang 100 meter ditemukan di Dusun Sambeng 4, Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul. Garis polisi sudah dipasang di sekitar lokasi agar warga tidak memasuki area tersebut.
Salah seorang warga Sambeng 4 Yanto mengatakan tidak ada yang tahu persis kapan rekahan tanah tersebut muncul. Warga tahu saat akan melintas ke ladang.
Retakan tanah diduga muncul lantaran tidak hujan deras pada Jumat (18/11/2022). “Tahu-tahu di bawah muncul dan rekahannya mencapai 100 meter dengan lebar sekitar 30 sentimeter. Kedalamannya ada yang mencapai dua meter,” katanya kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Menurut dia, potensi retakan sangat mungkin melebar karena hujan turun hampir sepanjang hari. Selain itu, lokasi retakan juga berada di pinggir tebing yang berbatasan dengan sungai. Aliran Kali Banyunibo berada sekitar empat meter di bawah tanah yang merekah.
“Memang di bawah tanah yang merekah ada aliran sungainya,” kata Yanto.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Lurah Sambirejo, Pariyati. Menurut dia, tanah merekah di Sambeng 4 sudah dilaporkan ke BPBD Gunungkidul. “Tadi personel dari TNI dan kepolisian mendatangi lokasi,” katanya.
Dia memastikan peristiwa terebut tidak sampai membahayakan warga. Pasalnya, lokasi jauh dari permukiman dan hanya untuk aktivitas pertanian.
“Memang lokasinya jauh dari rumah warga,” katanya.
Meski demikian, Pariyati menuturkan antisipasi tetap dilakukan. Salah satunya, di sekitar lokasi di pasang garis polisi dengan harapan warga tidak memasuki ke kawasan sekitar.
“Tadi sudah dipasang dan saya mengimbau warga tidak memasuki area berhahaya tersebut,” katanya.
Kepala BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan tanah merekah di Kalurahan Sambirejo, Ngawen. Jawatannya sudah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi tersebut.
“Ada upaya asesmen sebagai langkah untuk penanganan terkait dengan potensi bahaya di kawasan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.