Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa meminta pemanfaatan kawasan perbukitan di wilayahnya melibatkan para ahli.
Sebab, kawasan perbukitan dewasa ini semakin diminati untuk perkembangan perekonomian.
BACA JUGA : Perbukitan di Sleman Digunduli untuk Perumahan
"Saya sudah instruksikan untuk membuat kajian bersama ahli," kata Danang dalam Workshop Kajian Inventarisir dan Rekomendasi Pemanfaatan Perbukitan di Kabupaten Sleman, di Puri Mataram, Selasa (22/11/2022).
Pemanfaatan perbukitan untuk kebutuhan perekonomian terus meningkat seiring perkembangan zaman. Kawasan perbukitan, kata Danang, kini dipandang menjadi idola.
Meski demikian, Danang mengingatkan agar masyarakat memahami batasan pemanfaatan kawasan perbukitan. Menurutnya jika pemanfaatan perbukitan tidak diatur, akan menyebabkan kerusakan alam.
"Itu yang bahaya. Sehingga perlu kajian, mana yang boleh buat wisata, mana yang boleh untuk perumahan, maka harus dikaji," jelasnya.
Danang mengapresiasi diselenggarakannya Workshop Kajian Inventarisir dan Rekomendasi Pemanfaatan Perbukitan di Kabupaten Sleman ini. Dia meminta semua pihak yang terlibat bisa memberikan masukan, serta saran perbaikan.
Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menghasilkan kajian dan bahan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Sesi workshop dipimpin oleh moderator Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Bagian Perekonomian Setda Sleman, Emmy Retnosasi. Materi disampaikan Jatmiko Setiawan dan C. Prasetyadi dari Pusat Studi Mineral dan Energi UPN Veteran Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan pendidikan diperluas melalui sekolah negeri, sekolah kemitraan
Mengenal sejarah Paskibraka yang berawal dari Jogja pada 1946, makna formasi 17-8-45, hingga pembinaan Paskibraka di bawah BPIP.
BNPB mencatat 1.514 bencana terjadi hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 3,7 juta warga terdampak dan 24.883 rumah rusak.
Menjelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, sektor pertanian terus menjadi fokus bagi pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.