Advertisement
Pemda DIY Akan Perbanyak Event Olahraga untuk Beri Ruang Bagi UMKM

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY terus berupaya untuk meningkatkan promosi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penopang perekonomian di wilayah DIY. Salah satunya melalui event olahraga dengan menghadirkan banyak pelaku UMKM.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemda DIY memiliki komitmen kuat untuk terus memberikan pendampingan dan fasilitasi UMKM di wilayah. Selain memberikan pelatihan juga memberikan ruang pemasaran lewat pameran dan event. Salah satu event yang cukup efektif sebagai promosi adalah kegiatan olahraga. Karena Jogja saat ini bermunculan sport tourism.
Advertisement
“Event olahraga seperti Sibakul Sport Fest ini cukup efektif untuk membantu pemasaran UMKM. Karena selain menghadirkan banyak masyarakat untuk berolahraga juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM sehingga semakin dikenal, kami akan berusaha meningkatkan kegiatan tersebut,” katanya di sela-sela pelaksanaan Sibakul Sport fest di Stadion Kridosono, Minggu (28/11/2022).
Oleh karena itu event sport tourism ke depan perlu lebih banyak digelar dengan menghadirkan UMKM. Mengingat UMKM saat ini menjadi salah satu penopang perekonomian DIY. “Karena lewat event olahraga juga banyak mendatangkan wisatawan dari luar DIY,” ujarnya.
Baca juga: Penyebab Gregoria Mariska Hanya Mampu Raih Runner-Up Australian Open 2022
Race Director Sibakul Sport Fest, Septyadi Pityanta menjelaskan event lari diikuti sebanyak 1.530 pelari dari berbagai kota di Indonesia. Para pelaku melakukan start dari Kridosono dengan dua pilihan yaitu 5K dan 10K. Adapun rutenya dari Stadion Kridosono para pelari menuju ke arah Tugu Pal Putih menuju ke selatan Jalan Mangkubumi hingga Jalan Malioboro. Peserta yang menempuh lima kilometer akan berbelok ke Jalan Perwakilan menuju Jalan Mataram menuju Kotabaru dan finish di Kridosono.
Sedangkan pelari 10K dari Malioboro menuju ke selatan hingga Alun-Alun Selatan, kawasan Wijilan hingga kembali lagi ke Kridosono melewati Kleringan. "Para pelari ini menyusuri rute sepanjang sumbu filosofi Kota Jogja, mereka sangat antusias karena sembari berwisata," katanya.
Adapun untuk hasil torehan pelari kategori 10K finisher tercepat diraih atas nama Nugroho dengan waktu 34 menit 54 detik dan kecepatan 17.2 Kph. Kemudian disusul Muhammad Fauzan di urutan kedua dengan catatan 36 menit 13 detik dan speed 16.6 Kph.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Menteri Perhubungan Pastikan Persiapan Menghadapi Arus Balik Telah Maksimal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Napi di Lapas Wonosari Dapatkan Remisi Lebaran, 3 Orang Bisa Langsung Bebas
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca Kembang dari Sebuah Restoran di Mlati Sleman
- Tim SAR Parangtritis Masih Cari Satu Korban Kecelakaan Laut
- Libur Lebaran 2025, Pengunjung GL Zoo Bisa Tembus 11.000 Orang dalam Sehari
- Balita 2 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Salah Satu Objek Wisata di Banguntapan
Advertisement
Advertisement