BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Rp350 Juta kepada Tiga Ahli Waris di Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp350,15 juta kepada tiga ahli waris, termasuk beasiswa pendidikan Rp118,5
Pertemuan para pengelola Kampung KB Kapanewon Mantrijeron yang digelar di Kantor Kalurahan Mantrijeron, Senin 28/11/2002/Ist
YOGYAKARTA --Berbagai program dan kegiatan yang sudah berjalan selama ini yang mendukung program percepatan penurunan stunting tentu saja perlu dilestarikan dan ditingkatkan. Salah satunya adalah Dapur Balita Sehat yang dikembangkan Posayandu di Kota Yogyakarta.
“Saat ini ada 150 Dapur Balita Sehat di Posayandu Kota Yogyakarta yang bisa diintegrasikan ke dalam Program Dashat”. Demikian disampaikan Ir. Edy Muhammad, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta di depan para pengelola Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Dashat adalah singkatan dari Dapur Sehat Atasi Stunting. Pertemuan para pengelola Kampung KB Kapanewon Mantrijeron ini digelar di Kantor Kalurahan Mantrijeron, Senin 28/11/2002.
Edy juga menambahkan bahwa selain Dapur Balita Sehat, kegiatan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK ) juga dapat diintegrasikan ke dalam upaya penanganan stunting. SDIDTK merupakan kegiatan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak mulai dari umur 0 bulan sampai 72 bulan dan umur 0 sampai 24 bulan dilaksanakan setiap 3 bulan sekali. Sedangkan untuk umur 24 sampai 72 bulan setiap 6 bulan sekali. Kegiatan ini meliputi penimbangan,pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala dan pemantauan perkembangan anak dengan Kartu Kembang Anak (KKA).
Kepala Perwakilan BKKBN DIY Shodiqin SH MM yang diwakili Ir. Lidwina Daru Andani menyampaikan bahwa Stunting sendiri bukanlah ancaman baru bagi balita Indonesia.
“Hanya saja penanganan selama ini yang masih melihat stunting sebagai problem kesehatan semata, kini dikoreksi dengan Peraturan Presiden (Perpres) 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting,” tambah Daru. Perpres ini memandang stunting tidak sekedar permasalahan kesehatan semata namun juga telah tumbuh menjadi masalah sosial, ekonomi, bahkan budaya. Dengan demikian penangannya haruslah menyeluruh dan multi sektor. Perpres memperkuat kerangka intervensi yang harus dilakukan dan kelembagaan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting, dengan BKKBN ditugaskan sebagai koordinatornya.
Sementara itu Lurah Mantrijeron Bambang Purambono SE menyampaikan dalam laporannya bahwa dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas maka Kampung KB sekarang berbasih Desa/Kalurahan.
“Karena itu kegiatan-kegiatan Kampung KB akan kami perluas ke Rukun Wilayah (RW) yang lain” demikian ditegaskan Bambang.
Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola Kampung KB sebanyak 30 orang, dengan narasumber dari Perwakilan BKKBN DIY, Puskesmas, dan Ahli Gizi. Acara diakhiri dengan demo masak sehat dan bergizi Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) dengan menu olahan Tahu Patin. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp350,15 juta kepada tiga ahli waris, termasuk beasiswa pendidikan Rp118,5
Kuota BBL Bantul 2027 belum ditetapkan. Sebanyak 10 kelompok nelayan berizin menunggu kepastian untuk kembali menangkap benih lobster.
Simak daftar 10 penguasa monarki terkaya di dunia. Kekayaannya ditaksir mencapai puluhan miliar dolar AS, tetapi sejumlah angka masih diperdebatkan.
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Bek Newcastle United Amar Dedic diperiksa polisi Inggris setelah terlihat membawa busur dan anak panah di Northumberland.
Simak lima cara menyiapkan tontonan Netflix, mulai dari mengecek judul, jadwal, rating usia, subtitle, hingga menghindari spoiler.