Advertisement
Siap-Siap! Tebing Breksi & Kaliurang Diperkirakan Macet Saat Nataru
Suasana objek wisata Tebing Breksi saat libur Imlek pada Minggu (14/2/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN– Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman sudah bersiap menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengatakan jika terjadi kemacetan Dishub akan melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) situasional.
"Kalau dari aspek kemacetan ya yang namanya objek wisata unggulan Sleman Breksi dan Kaliurang," ucapnya, Rabu (21/12/2022).
Advertisement
Jika kondisi macetnya sudah stag akan dilakukan one way, bekerjasama dengan satuan lalu lintas (Satlantas). Dia menghimbau agar wisatawan bisa juga memilih objek-objek wisata lain selain yang unggulan. Sehingga lebih terurai dan tidak terjebak macet."Situasional akan kami lakukan rekayasa Lalin. Apabila sudah stag kami akan lakukan one way."
BACA JUGA: Anak di Sleman yang Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar Kini Membaik
Selain bersiap untuk rekayasa Lalin, Dishub Sleman juga akan melakukan ramp check pada bus. Baik bus dari perusahaan otobus (PO) dan bus-bus yang ada di lokasi wisata. Untuk bus yang ada di lokasi wisata ramp check akan dilakukan secara acak.
"Ini dalam rangka persiapan Nataru. Ini bagian dari mitigasi potensi risiko dari kondisi fisik kendaraan."
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan secara infrastruktur Sleman sudah siap. Sehingga arus Lalin ke lokasi wisata bisa lancar. Pengendalian arus Lalin di beberapa simpang utama Sleman Dishub akan menggunakan sistem Area Traffic Control System (ATCS).
"Akan dipantau terus tingkat kepadatan traffic ini. Kalau memang nanti di salah satu ruas istilahnya di Bangjo [Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL)] ngantre panjang, nanti timer Bangjo bisa dikontrol dikendalikan lewat kantor Dishub," paparnya.
Beberapa simpang yang akan dikendalikan dengan ATCS, di antaranya simpang empat Syantikara, simpang empat UNY, simpang empat Ngablak, simpang empat Pasar Stan, simpang empat Tajem, Simpang tiga Pamungkas, dan simpang tiga Kolombo.
"Dishub juga akan patroli lintas angkutan, jalan, titik rawan kemacetan, dan jalur alternatif. Juga pengendalian lalu lintas menuju objek wisata dengan instansi terkait," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Driver Ojol Dihajar Setelah Tegur Motor Bising di Banguntapan Bantul
- Kamera Trap BKSDA Tak Temukan Macan di Semanu Gunungkidul
- Dinsos Bantul Biayai Rehabilitasi Korban NAPZA
- Motor Tabrakan dengan Truk di Gamping Sleman, Satu Pengendara MD
- Gunungkidul Gencarkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK dan Penyakit Menular
Advertisement
Advertisement



