Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Ilustrasi puluhan perahu nelayan yang berjajar di Pantai Baron./Harian Jogja
Harianjogja.com, Gunungkidul — Kunjungan wisata di Gunungkidul mengalami kenaikan. Hal ini tak lepas adanya libur Natal sejak Sabtu (24/12/2022).
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan memasuki libur akhir tahun ada peningkatan kunjungan wisata. Kawasan pantai masih menjadi primadona karena banyak pengunjung yang mendatangi lokasi ini.
Peningkatan sudah terlihat pada Sabtu. Dalam sehari, tercatat kunjungan sebanyak 13.062 orang. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kunjungan Sabtu (17/12/2022) hanya hanya 8.244 orang.
Meski demikian, untuk kunjungan pada Minggu (25/12/2022) belum bisa dipaparkan secara rinci. Dia berdalih data masih berada di masing-masing Tempat Pemungutan Retribusi, sedangkan perhitungan baru dilaksankaan pada Malam hari. “Kepastiannya menunggu habis Isya. Tetapi yang jelas, pengunjung masih banyak,” katanya.
Meski ada kenaikan, Aldian mengakui cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ikut memberikan pengaruh terhadap kunjungan wisata. “Tetap ada dampaknya karena di pesisir ada hujan deras dan angin kencang,” katanya.
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Dukung Pencabutan Status PPKM, Ini Alasannya
Dia berharap di sisa hari-hari terakhir di 2022, kondisi cuaca dapat bersahabat sehingga tingkat kunjungan wisata dapat lebih dioptimalkan. “Mudah-mudahan hingga pergantian tahun cuaca bisa cerah,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan kunjungan wisata memang ada kenaikan bersamaan dengan libur Natal. Meski hujan sejak Minggu pagi, namun tidak mengurangi antusias warga untuk bermain ke pantai.
Hal ini terlihat dari tingkat kunjungan dari mulai Indrayanti hingga Baron banyak didatangi pengunjung. “Memang ramai, tapi untuk jumlah peningkatan petugas TPR yang tahu. Kami hanya membantu dalam pengawasan,” katanya.
Menurut dia, hingga Minggu siang tidak ada insiden berkaitan dengan pengunjung. Meski ada kenaikan gelombang, namun belum ada laporan kecelakaan yang melibatkan pengunjung. “Masih aman terkendali dan mudah-mudahan para pengunjung bisa selamat sampai rumah masing-masing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...