Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL — Seorang pengendara sepeda motor asal Mangkukusuman GK 4/1421 RT 03 RW 01, Baciro, Gondokusuman, Jogja, Suyono, 65 meninggal dunia setelah menabrak tiang telepon di Jalan Imogiri Barat, tepatnya di Dusun Ngoto, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Minggu (25/12/2022) tengah malam, sekitar pukul 23.30 WIB.
BACA JUGA: Wisatawan Asal Sidoarjo Terseret Ombak di Parangtritis
Saat itu korban melaju dengan sepeda motor Revo AB 5924 EA dari arah selatan menuju utara atau dari arah Bantul menuju Jogja.
Sampai lokasi kejadian oleng ke kiri dan menabrak tiang telepon yang ada di sebelah kiri jalan dan terjatuh.
“korban mengalami luka cedera kepala berat lalu di bawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kondisi korban sudah meninggal dunia,” kata Jeffry, Senin (26/12/2022). Ia mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.